Musda IV GM FKPPI Papua Resmi Digelar, Ini Harapan Pangdam VII Cendrawasih dan Gubernur Papua

Prosesi Pembukaan Musda IV GM FKPPI Papua

Jayapura, Teraspapua.com – Musyawarah Daerah (Musda) IV PD XXIV Generasi Muda FKPPI Provinsi Papua resmi digelar di lantai 9 Kantor Gubernur Papua. Jumat (04/08/2023) malam, untuk memilih ketua dan pengurus periode 2023-2027 dan evaluasi program.

Momen ini bertemakan “Melalui Musdah GM FKPPI, Mari Kita Pertegur Solidaritas, Militansi Dan Kekuatan Organisasi Yang Mandiri Independen Dan Netral Didalam Pembinaan TNI-Polri”

banner 325x300banner 325x300

Peserta Musda IV berjumlah 33 orang. Terdiri dari 18 pengurus Provinsi. Kemudian 13 pengurus cabang (PC) aktif dan 4 pengurus cabang perispan.

Musda IV GM FKPPI dibuka secara resmi oleh Pangdam XVII/Cendrawasih yang diwakili oleh Kapok Sahli Kodam Brigjen TNI Ahmad Fauzi yang turut dihadiri Plh Gubernur Papua, DR. M Ridwan Rumasukun, SE. MM, Ketua Umum GM FKPPI Dwi Rianta Soerbakti, MBA , Plh Sekda Derek Hegemur dan tamu undangan lainya.

Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayor Jenderal (Mayjen) Izak Pangemanan melalui Kapok Ahli Kodam Brigjen TNI Ahmad Fauzi berharap agar Musda ini berjalan lancar aman dan sukses. Kemudian bisa menghasilkan kontribusi yang positif, terutama buat generasi muda Papua supaya sukses dalam membantu pembangunan di wilayah Papua.

“GM FKPPI yang merupakan garda terdepan diharapkan juga lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia, mereka harus mempunyai semangat untuk menjaga NKRI,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, Presiden Republik Indonesia sudah 17 kali berkunjung ke Papua jika dibandingkan dengan daerah lain. Itu artinya, pemerintah lebih mengutamakan Papua. Seraya berharap, ada dukungan positif terhadap pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Papua.

Pangdam juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada GM FKPPI Papua. yang terus menjalin komunikasi, koordinasi dan silaturahmi dengan Kodam XVII Cendrawasih sehingga hubungan emosional terjaga dengan baik.

“Tujuan Musda IV GM FKPPI Papua untuk mengevaluasi organisasi sehingga kedepan lebih baik, kemudian lebih eksis lagi dalam menata semua program kerjanya,” ujarnya.

Untuk itu saya, berharap peserta Musda dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga menghasilkan pemikiran yang strategis.

Dikatakan, organisasi ini merupakan salah satu wadah yang menghimpun putra-putri TNI Polri. Tapi juga berperan membina generasi muda yang berwawasan kebangsaan dan nasionalisme, sehingga tumbuh semangat pengabdian kepada pada bangsa dan negara.

“Melalui Musda ini pula, tentu dapat menjalin kekompakan dan hubungan antara anggota dan pengurus sehingga tercipta harmonis generasi muda GM FKPPI sebagai satu kekuatan,” jelasnya.

Tidak terprovokasi terhadap kelompok-kelompok yang ingin Papua tidak aman. Generasi muda Papua juga sebagai penyambung lidah TNI Polri agar senantiasa mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan kedamaian dan ketertiban di wilayah Papua,” imbuhnya.

“Generasi Muda FKPPI yang tersebar di kabupaten kota harus menjadi pelopor dalam pembanguna,” pinta Pangdam

Ditempat yang sama, Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun dalam sambutan mengatakan, GM FKPPI sebagai organisasi kader dibawah pembinaan langsung TNI-Polri adalah sebuah organisasi yang menampung dan menyalurkan bakat dan kemampuan, potensi yang dimiliki oleh anggotanya, yaitu anak-anak TNI-Polri baik yang aktif maupun yang sudah purnawirawan.

“Kita tahu bahwa Kebijakan Pemerintah di bidang kepemudaan adalah agar pemuda Indonesia mampu merespon permasalahan aktual kepemudaan, sekaligus secara proaktif mencari dan menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi,”kata Rumasukun.

Hal tersebut lanjut Rumasukun, bermakna sebagai spirit kepeloporan, kreativitas, kepedulian, dan kesukarelawanan pemuda. Dikatakan, Dengan spirit ini, pemuda tidak saja mampu berperan aktif dalam pembangunan nasional, namun sekaligus menjadi inspirator dan solution maker dalam menyelesaikan permasalahan yang melingkupi pemuda itu sendiri.

“Oleh karena itu, potensinya, wawasannya, kapasitasnya, keterampilannya, dan kepemimpinannya, serta pengalaman nyata pemuda perlu terus ditingkatkan secara sistematis, terstruktur dan berkelanjutan menuju pada terwujudnya pemuda yang berdaya saing, maju dan berbudaya. Secara fungsional,” papar Rumasukun.

Rumasukun menegaskan, integritas dan loyalitas organisasi ini tidak perlu diragukan lagi dalam mendukung tetap utuhnya NKRI dalam kesetiaan pada Pancasila dan UUD 1945 serta Binneka Tunggal Ika. Sesungguhnya ini adalah modal penting yang dapat dikolaborasikan dengan program-program pemerintah.

“Saya mengajak kepada seluruh kader dan anggota GM FKPPI untuk bergerak bersama pemerintah mewujudkan Indonesia Maju, mewujudkan Papua Bangkit mandiri dan sejahtera,”tandansya.

Saya berharap, para kader GM FKPPI agar sungguh dapat memainkan perannya, mengajak dan merangkul seluruh komponen anak bangsa lainnya untuk menyatukan gerak langkah bersama, karena dengan bersama kitab bisa, karena dengan menyatukan seluruh potensi yang dimiliki akan menjadi Papua Tong bisa,” ucapnya.

(Har/Ricko)