Jemaat GBI Solafide Polimak I Gelar Ibadah Natal Bersama, Ini Pesan Penting Pendeta Elisa Numberi

Suasana Jemaat GBI Solafide Polimak I mengikuti ibadah Natal

Jayapura, Teraspapua.com – Gereja Bethel Indonesia (GBI) Solafide, Polimak I Jayapura melaksanakan ibadah perayaan Natal bersama di gedung gereja setempat, Jumat (8/11/2023).

Ibadah perayaan Natal yang diikuti oleh seluruh jemaat itu berlangsung khidmat dengan sorotan tema ” Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”

banner 325x300banner 325x300

Sesui dengan tema, ada tiga poin penting yang disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Port Numbay Kota Jayapura GBI Pendeta Elisa Numberi, S, Th, sebagaimana Firman Tuhan Lukas 2 : 14.

Yang pertama, bicara tentang kemuliaan Tuhan “Orang yang selalu datang dalam Tuhan pasti Tuhan kasih dia hikmat dan kepekaan. Bicara tentang hadirat Tuhan “ Bagaimana Tuhan hadir.

Tuhan hadir bersama Musa di tengah-tengah semak duri, tiang api muncul dan ada suara yang mengatakan Musa janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang suci.

“Hadirat Tuhan membutuhkan kesucian dalam hidup, waktu kita hidup kudus kita akan mengalami hadirat Tuhan,” terangnya.

Hadirat Tuhan lanjut Numberi, juga bersama bangsa Israel ketika siang mereka berjalan, tiang awan menyertai mereka, ketika malam tiang api menyertai mereka. Hadirat Tuhan turun lewati tiang awan dan tiang Api.

Ditegaksan, kalau saudara hidup dalam hadirat Tuhan, di pagi hari Tuhan menjaga saudara, di malam hari Tuhan menjaga saudara. Setiap langkah Tuhan selalu bersama.

“Kalau saudara hidup dalam hadirat Tuhan, setiap langkah pasti mendapat manfaat yang besar,” pungkasnya.

Hal yang kedua adalah bicara tentang “Damai Sejahtera”. Damai sejahtera Tuhan diberikan dan ditinggalkan kepada umatnya. Apabila kita tetap hidup dalam hadirat Tuhan.

“Damai yang menghasilkan ketenangan yang membuat orang istirahat dengan tenang, orang yang hidup dalam damai sejahtera dia akan menghasilkan satu ketenangan dan ketenangan dalam hidup kita. Terutama pribadi, keluarga dan lingkungannya dimana kita berada,” ujarnya.

Hal yang ketiga dari damai sejahtera adalah kemampuan berdamai dengan orang lain. Dikatakan, mencari Tuhan jauh lebih penting dari segala yang kita banggakan, Waktu Tuhan adalah waktu yang indah untuk kita,” tandasnya.

Sementara Gembala Sidang, Pendeta (Pdt) Maritje S. Weohau dalam pesan Natal mengaku, bersyukur atas terselenggaranya perayaan Natal Jemaat saat ini.

“Saya berpesan kepada panitia dan seluruh Jemaat, sesuai tema Natal. Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi”, supaya kita semua dapat meninggikan Allah dalam Kristus Yesus pada setiap apapun yang kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga tercipta damai sejahtera bagi kita sekalian,” ucapnya.

Malam hari ini malam yang sangat luar biasa bagi saya. Saya boleh memimpin Jemaat ini dan akan memasuki tahun yang ketiga.

Bagi saya Tuhan Yesus luar biasa, dari yang tidak bisa mejadi bisa, bagi saya Tuhan Yesus itu terlalu dahsyat. Seraya berpesan jemaat hidup rukun, baik satu dengan yang lain, saling mengampuni, memaafkan.

“Rajin datang untuk beribadah, berdoa, karena doa itu nafas hidup, tanpa doa kita tidak bisa apa-apa,” pesan Pdt. Maritje,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua panitia, Ribka Wutoi atas nama seluruh panitia mengucapkan terima kasih kepada Ibu gembala, kembali dan juga kepada bapak pengurus wilayah Port Numbay 1 Kota Jayapura Gereja Bethel Indonesia, Elisa Numberi beserta istri, bahkan seluruh Jemaat yang hadir pada malam ibadah perayaan Natal ini.

“Kami panitia juga berterima kasih kepada seluruh jemaat yang sudah bekerja keras, beserta dengan panitia untuk mensukseskan perayaan Natal malam hari ini,”pungkasnya.

(Har/Ricko)