Polda Papua Gelar Doa dan Puasa Lintas Agama Untuk Pemilu Damai

Foto bersama Kapolda Papua dan pemuka lintas agama dan TNI.

Jayapura,Teraspapua.com – Polda Papua gelar kegiatan doa dan Puasa lintas agama guna menciptakan Pemilu 2024 berjalan aman dan damai di Tanah Papua.

Kagiatan yang berlansung di Hotel Suny Garden Lake Hotel Sentani, di Pimpin oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, dan dihadiri Danlantamal X Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono, M.Tr., Opsla, Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono, S.IP, Ka SPN Jayapura Polda Papua, Kombes Pol Marison Tober Hamonangan Sirait, S.I.K, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny A. Prabowo, S.H, S.I.K, Ketua FKUB Provinsi Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th, Kakanwil Kemenag Papua, Pdt. Klemens Taran serta perwakilan dari kepolisian, kejaksaan, dan tokoh agama setempat, Senin (11/12/2023).

banner 325x300banner 325x300

Ketua FKUB Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th mengatakan pentingnya doa dan puasa sebagai wujud komitmen umat beragama dalam mendukung kegiatan Pemilu 2024. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., yang secara aktif terlibat dalam upaya mewujudkan Pemilu damai.

“Doa dan Puasa adalah hal yang paling vital dalam umat beragama diseluruh dunia. Doa kita naik kepada Tuhan yang kita percaya masing masing. Saya yakin dengan kegiatan keagamaan seperti ini, event-event besar, khususnya Pemilu 2024, akan berjalan sukses dan aman,” ujar Pdt. Lipiyus Biniluk.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri.

 

Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menguatkan tekad TNI-Polri untuk menjaga netralitas dan keamanan selama proses Pemilu 2024. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman di Papua sebagai modal utama dalam membangun persatuan.

“Indonesia bukan hanya milik satu kelompok saja, Indonesia bukan punya satu agama saja, tapi milik semua agama, milik semua masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kita semua sebagai umat beragama tidak boleh menjadi bagian yang salah, saling memusuhi, saling menghina satu dengan yang lain,” tegas Kapolda.

Kapolda juga menegaskan bahwa TNI-Polri akan selalu bersikap netral dan siap mengawal dan mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi pemilu serentak 2024.

“Mari bersama-sama kita jaga keberagaman ditengah perbedaan ini, mari kita terus gelorakan bahwa papua merupakan indonesia kecil yang menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika dan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa,” ucap Kapolda.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa buka puasa lintas agama yang dipimpin oleh Kakanwil Kemenag Papua, Pdt. Klemens Taran. Doa ini mencerminkan semangat kerukunan antarumat beragama dan harapan bersama akan terciptanya Pemilu Damai di Tanah Papua.

Dengan penuh kehangatan, acara tersebut berhasil menciptakan suasana kebersamaan lintas agama, memberikan harapan bahwa Pemilu 2024 di Papua dapat berlangsung dengan damai dan sukses.

Untuk diketahui, doa dan puasa lintas agama untuk Pemilu Damai di Tanah Papua Tahun 2024 mengusung tema “Peran Agama Dalam Menyukseskan Pemilu Damai di Tanah Papua” dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 11 – 12 Desember 2023.