Kapolresta : Kesiapan Logistik Pemilu di Kota Jayapura Mencapai 90 Persen

Kapolresta Jayapura Kota KBP Victor Mackbon, saat diwawancara di Mapolresta Jayapura Kota.

Jayapura,Teraspapua.com – Jelang pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Jayapura, untuk kesiapan Logistik Pemilu baru sampai 90 persen dikarenakan ada surat suara yang rusak dan menunggu gantinya, dimana estimasinya akan masuk pada akhir bulan ini dan akan kita cek bersama melalui pendampingan untuk kepastiannya.

Demikian pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolresta Jayapura Kota KBP Victor Mackbon, usai mengelar Coffee Morning bersama Forkopimda Kota Jayapura dan Penyelenggara Pemilu di Mapolresta, Selasa (30/1/2024).

banner 325x300banner 325x300

“Kita berharap 1 minggu sebelum hari H harus sudah siap semuanya agar pelaksanaan distribusi nantinya tidak ada kendala. Ada 940 TPS total keseluruhan di Kota Jayapura, akan dibuatkan lokasi termasuk titik koordinatnya, karena terkait dengan posisi pengamanan personel kami nantinya,” ungkap Kapolresta.

Lebih lanjut kata Kombes Pol Victor, Personelnya harus mengenali semua perangkat yang ada di TPS agar bisa mengetahui langkah-langkah pengamanan yang dilakukan nantinya bisa seirama antara pengamanan dan penyelenggara dimana harus bisa terjalin sinergitas.

“Anggota kami yang lakukan pengamanan nantinya harus mengetahui siapa-siapa penyelenggara di lokasi pengamanannya, harus terjalin sinergitas guna untuk mengeliminir bentuk gangguan yang akan timbul,” ucap Kombes Victor Mackbon.

Terkait kategori TPS baik Rawan, Sangat Rawan dan Aman, ada 15 TPS di 5 Distrik yang ada di Kota Jayapura dianggap TPS Sangat Rawan, Kapolresta berharap dengan mengassesment hal tersebut, yang tadinya dianggap sangat rawan bisa berubah. “Kategori Sangat Rawan dinilai karena diantisipasi adanya mobilisasi massa di lokasi tersebut termasuk ancaman-ancaman yang ingin menggagalkan Pesta Demokrasi Bangsa ini,” tambahnya.

Dirinya menambahkan, Kepolisian akan mendeteksi ancaman yang ada, intinya semua fleksibel jika situasi berubah maka pola pengamanan akan ikut berubah menyesuaikan eskalasi perkembangan di lapangan.

Kapolda Papua mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa kendala saat ini dimaklumi, dan meskipun masih ada beberapa tantangan, Pemilu di Papua akan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Mereka membutuhkan waktu untuk kerja keras mempersiapkan sehingga penjadwalan pergeseran itu sesuai dengan ketepatan waktu,” tambah Kapolda Papua.