Hasil Reses Joni Betaubun, Warga RW 05-06 Kelurahan Wahno Menikmati Pembangunan Dengan Baik

Jayapura, Teraspapua.com – Kepala Bappeda Kota Jayapura Dr. Ir. Rori Huwae, MM mengatakan, hasil reses Wakim Ketua DPRD Kota Jayapura, Joni Y. Betaubun, SH, MH, warga RW 05-06 Kelurahan Wahno menikmati pembangunan dengan baik.

Setelah mengikuti menyimak apa yang sudah disampaikan oleh warga saya sangat kagum, bahwa proses pembangunan di kota Jayapura khususnya di wilayah RT 05/RW 05 Kelurahan Wahno, merupakan daerah yang sukses.

“ Pembangunan di lingkungan RW 05-06  sukses berarti pak Jon Betaubun konsisten dan mempunyai kompetensi untuk mengurus masyarakat melebihi dari kepentingan diri sendiri,” kata Kepala Bappeda Kota Jayapura, Dr. Ir. Rori Huwae, MM, saat menghadiri reses yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Joni Y. Betaubun, SH, MH di lingkungan RT 05/RW 05 Kelurahan Wahno, Minggu (4/2/2024).

Menurut Rori Huwae, setelah melakukan proses integrasi dari legislatif ke eksekutif maka kita akan masukan ke dalam rencana kerja pembangunan daerah kita.

“Kita akan memulai secara keseluruhan, namun ada hal yang kita tidak terakomodir pada APBD induk 2004 kita akan tambahkan pada APBD perubahan tahun,” jelas Rori Huwae.

Menurut Huwae, hal ini karena keterbatasan anggaran yang kita harus follow up nya ke APBD perubahan. Kita akan memperhatikan semua, karena ini adalah next keberlanjutan pembangunan di kota Jayapura.

Kata Huwae, usulan-usulan warga dalam reses ini kita akan ajukan ke APBD induk 2024, sehingga program pembangunan tetap berkelanjutan.

“Saya lihat secara fisik, pak Jon adalah orang yang baik memperjuangkan kepentingan orang banyak,” ungkap Huwae. Kami apresiasi pak Jon, yang terus memperjuangkan kepentingan masyarakat di Kelurahan Wahno khususnya di RW 05 ini,” ujar Huwae.

Lanjut Huwae menambahkan, dalam reses ini fisik pembangunan di wilayah ini sudah bagus, seraya diminta untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan stunting yang merupakan program nasional.

“Ketua RW 01 sampai 06 juga Huwae minta untuk memperhatikan pengentasan kemiskinan ekstrem dan masalah stunting yang merupakan program nasional,” tandasnya.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR dan KP) Beni Matulessy juga menambahkan, terkait dengan reses pak Jon di Tahun 2022 ada dua kegiatan pembangunan jalan yang terakomodir di APBD induk dan perubahan.

Dikatakan usulan-usulan saat Musrenbang tingkat Kelurahan, ada yang sudah 10 tahun tidak terjawab, tetapi melalui hasil reses pak Jon Betaubun hampir setiap tahun terjawab. Bahkan dalam satu tahun dua program terjawab.

“Selama 10 tahun pak Jon Betaubun di DPRD kota usulan-usulan yang disampaikan oleh warga semuanya diprioritas,” tutur Matulessy.

Selain itu Direktur PT Air Minum Robong Hollo Nanwani (Persiroda) Yan Pieter Nasadit, ST mengaku 9 tahun bersama Pak John selama kegiatan reses.

“Dengan kegiatan reses berturut-turut di lokasi lembah furia, kita sudah banyak berbuat dan ini bukan hal yang baru,” kata Yan Pieter Nasadit.

Lanjut ata dia, pihaknya tetap mendampingi Pak Jon selama di DPRD Kota, saat menjadi ketua Komisi C hingga wakil ketua DPRD kota Jayapura saat ini.

Terkait dengan permintaan pemasangan jaringan air bersih kami langsung eksekusi dan apa yang dilakukan oleh pak John tidak sia-sia,” imbuhnya.

“Kalau berkaitan dengan air bersih,bukan saja di reses ini, tapi di luar reses juga jika ada permintaan air bersih atau pengaduan kami langsung tidak lanjuti,” ujarnya.

Bahkan warga yang berada di lembah furia bisa menikmati air bersih hingga saat ini itu karena perjuangan pak Jon Betaubun.

Ditambahkan, saat reses di kompleks Otto Geisler, ada warga yang mengaku puluhan tahun mereka tidak menikmati air bersih dan tahun 2016 ada aspirasi warga lewat reses pak Jon, kami langsung eksekusi saat itu juga.

“Setiap aspirasi masyarakat selalu dikawal oleh pak Jon apalagi menyangkut kepentingan umum,” ungkap dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Joni Y. Betaubun, SH, MH juga mengakui usulan masyarakat di Kompleks RT ini yaitu mereka masih membutuhkan lampu jalan, Jalan lingkungan, talud tapi juga rumah layak huni.

“Apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat akan kita perjuangkan lewat pokok pikiran dewan,” kata Betaubun.

Dikatakan, sebagai wakil rakyat kita harus memperhatikan kepentingan banyak orang,” tandasnya.

(Har/Ricko)