Aksi Demo Save LE, 14 Orang Diamankan, Kapolresta Akan Panggil Koordinator lapangan

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon

Jayapura, Teraspapua.com – Aksi unjuk rasa save Lukas Enembe yang dilakukan oleh Koalisi Rakyat Papua (KRP), pada selasa (20/9/2022) kemarin berjalan aman dan lancar.

Namun dalam aksi tersebut aparat Gabungan TNI Polri mengamankan 14 orang yang membawa senjata tajam, ketapel, busur pana, kapak, dopis (bom ikan) dan minuman keras.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon menegaskan akan menindak tegas apabila hal tersebut terulang kembali.

“Kedepan ini menjadi warning dan evaluasi kami dari petugas Kepolisian untuk lebih memperketat razia kepada para massa aksi sehingga hal ini jangan sampai terulang kembali,” ujar Kombes Pol Victor Mackbon. usai menggelar press conference terkait penangkapan para pelaku pembawa sajam dan barang sitaannya, Rabu (21/09/2022) siang.

Pihaknya akan mengundang koordinator lapangan yang bertanggung jawab dalam aksi keramaian serta akan mengkorfirmasi langsung kenapa sampai ada barang-barang terlarang tersebut.

Kaporesta juga menegaskan siapapun, komunitas manapun, dan instansi manapun yang menyampaikan aspirasi harus dengan bermartabat dan damai agar tidak mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat atau mengganggu Kamtibmas.

“Pada prinsipnya kami tidak pernah melarang atau menghalangi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998, namun semua tetap harus sesuai dengan prosedur dan apabila berpotensi menganggu Kamtibmas, sudah menjadi kewajiban pihak aparat keamanan untuk menindak tegas hal-hal yang bertentangan dengan hukum”, papar Kapolresta.

Kapolresta juga menyatakan akan terus membangun komunikasi kepada para tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kota Jayapura agar dapat menghimbau masyarakatnya untuk tidak ikut-ikutan apalagi sampai terprovokasi dengan berita-berita Hoax yang beredar.

“Peran Tokoh mulai dari Tokoh Adat hingga Tokoh Agama ini penting untuk bersama-sama menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan juga bisa menyampaikan kepada warganya untuk selalu menjaga lingkungannya agar jangan sampai terprovokasi dengan berita-berita atau isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” ucap Kapolresta.

Pada akhirnya aksi unjuk rasa yang berlangsung 20 September kemarin berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif walaupun masih terdapat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam aksi unjuk rasa tersebut. Dimana aksi unjuk rasa dikawal oleh gabungan TNI-Polri serta penebalan pasukan dari Brimob Nusantara.

(tp/01)