Jayapura, Teraspaua.com – Kekuatan Perempuan Tabi dan Saireri baik OAP maupun non OAP telah diyatakan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constan Karma (BTM-CK) Pada pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang akan digelar pada tanggal 6 Agustus 2025 mendatang.
Mereka dengan tegas menyatakan sikap untuk BTM-CK yang merupakan saudara laki-laki mereka yang akan bertarung di Pilkada Papua pada Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Sebagai bukti ungkapan dukungan mereka, maka digelar pertemuan dengan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Benhur Tomi Mano dan Constan Karma di kediaman jeruk nipis, yang dihadiri ratusan perempuan, Jumat (4/4/2025).
Pendeta (Pdt) Tineke Sibri yang mengagas relawan perempuan Tabi dan Saireri menegaskan, kita harus mempunyai pilihan yang tepat dan harus memenangkan BTM-CK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.
“Mari kita melihat Paslon nomor urut 1, Benhur Tomi Mano yang mewakili wilayah Tabi, sementara Constan Karma mewakili wilayah adat Saireri adalah saudara laki-laki kita.” Ujarnya.
Lanjut Pdt. Tineke Sibri, dalam pemilihan pertama kita membawahi lima saudara adalah kemenangan yang tertunda dan pada PSU kita harus membawa 10 atau 15 suara dan harus berlipat ganda dari pemilihan tahun lalu.
Ditegaskan, untuk perempuan Tabi dan Saireri tidak boleh memberikan hak kesulungan kepada orang lain kecuali kepada saudara kita BTM-CK,” tandansya.
Sementara Cagub Papua, BTM kepada ratusan perempuan Tabi dan Saireri mengatakan mama-mama tentu telah mengikuti perkembangan Pilkada di media social, di mana BTM menang dengan meraih suara terbanyak bersama wakilnya Yermias Bisai.
“Suara kami tidak diganggu gugat oleh Mahkamah Konstitusi dan masih utuh sampai sekarang, hanya dipersoalkan adalah surat keterangan dari Wakil Gubernur Yermias Bisai sehingga harus diskualifikasi,” ujarnya.
Padahal menurut BTM yang diinginkan oleh tim Paslon nomor urut 2 yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih BTM-YB keduanya harus didiskualifikasi agar mereka bisa melawan kota kosong.
Dikatakan BTM, Ini adalah anugerah dan mukjizat dari Tuhan yang Tuhan Nyatakan untuk negeri dan tanah ini yang penuh dengan susu dan air madu surga yang jatuh ke bumi itulah Tabi dan Saireri.
Kendati begitu BTM menegaskan menjelang PSU hubungannya bersama Yermias Bisai masih baik-baik dan masih akur dan saling kontak.
“YB masih tetap siap berdiri untuk kemenangan BTM – CK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Jangan percaya dengan isu-isu yang berkembang di luar bahwa kami berdua sudah pisa, padahal tidak,” jelasnya.
Bahkan ungkap BTM, Yermias Bisai menyampaikan bahwa dirinya dibuat bagaimanapun tetap ada di pihak BTM. Harga dirinya dipertaruhkan untuk wilayah adat Saireri.
Begitu juga kata BTM mantan Bupati Biak Numfor Herry Ario Naaf masih berdiri untuk BTM-CK. Dua anak Saireri yang hebat.
BTM pun mengingatkan untuk tidak boleh menyalahkan satu dengan yang lain tentang hasil Mahkamah Konstitusi, tapi mari kita tetap menatap Papua ini ke depan pada PSU nanti.
Nantinya dikatakan BTM, suara pada PSU nanti akan bertambah dua kali lipat seperti pasir di laut dan bintang di langit apalagi dengan kekuatan perempuan Tabi dan Saireri.
“Saya yakin dan percaya kekuatan saya semakin kuat bersama CK, dikatakan kekalahan itu jangan ditangisi, tapi harus kita hati-hati karena dengan berbagai cara, kekuatan-kekuatan besar untuk mengalahkan kita, tapi kekuatan itu akan putus oleh malaikat-malaikat Tuhan yang akan mengawal perjalanan kita untuk meraih mahkota kemenangan di tanggal 6 Agustus,”paparnya.
Saya percaya kekuatan mama-mama yang sangat besar, dahsyat seperti ombak di laut yang akan menghantam semua masalah,” pungkasnya.
(Har/Rck)














