Jayapura, Teraspapua.com – Dinamika menjelang Kongres Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Maluku kian menghangat. Sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa pencalonan Ketua Asprov PSSI Maluku periode 2026 – 2030, seiring dibukanya pendaftaran bakal calon secara resmi oleh Komite Pemilihan PSSI Provinsi Maluku.
Kongres yang menjadi momentum penting bagi arah pembangunan sepak bola di Maluku itu dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang. Tahapan awal, yakni proses pendaftaran calon, telah dimulai sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang transparan dan demokratis.
Salah satu figur yang menyatakan kesiapannya maju adalah CEO Siwalima FC, Jhohanis Hitipeuw. Pria yang akrab disapa Bung Jo itu menegaskan komitmennya untuk ikut bertarung dalam kontestasi demi membawa perubahan bagi sepak bola Maluku.
“Sebagai anak Maluku, saya menyatakan siap maju pada Kongres Asprov PSSI Maluku yang rencananya akan digelar pada Januari mendatang,” ujar Bung Jo saat ditemui Teraspapua.com di salah satu kafe kawasan Ruko Pasifik Permai, Kota Jayapura, Papua, Kamis (16/7/2026).
Sebagai pemilik klub Siwalima FC, Hitipeuw menilai dirinya memiliki legitimasi untuk mencalonkan diri, baik secara personal maupun melalui dukungan dari pemilik hak suara (voter) dalam kongres. Ia menyebut, satu suara yang dimiliki Siwalima FC menjadi modal awal dalam proses pencalonan.
Menurutnya, seluruh kandidat yang maju memiliki tujuan yang sama, yakni memajukan sepak bola Maluku agar lebih kompetitif dan profesional di masa depan. Ia pun menegaskan bahwa pencalonan ini merupakan bagian dari hak setiap warga negara dalam sistem organisasi olahraga.
“Semua calon tentu punya niat yang sama untuk membangun sepak bola Maluku. Saya juga memiliki semangat itu. Ini adalah hak setiap orang untuk mencalonkan dan dicalonkan sesuai mekanisme yang ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bung Jo mengungkapkan bahwa keputusannya maju tidak semata didorong oleh keinginan pribadi maupun keluarga, melainkan juga karena adanya dukungan dari sejumlah voter.
“Selain dorongan keluarga, saya juga mendapat dukungan dari beberapa voter. Apa pun hasil kongres nanti, saya siap lahir dan batin untuk maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Maluku,” tegasnya.
Selain Jhohanis Hitipeuw, sejumlah nama lain juga mulai mencuat dalam bursa pencalonan, di antaranya Sofyan Lestaluhu dan Jhon Lewerissa. Kehadiran beberapa kandidat ini diperkirakan akan membuat persaingan dalam kongres semakin kompetitif.
Kongres Asprov PSSI Maluku sendiri diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan baru, tetapi juga momentum evaluasi serta penentuan arah kebijakan strategis dalam pengelolaan dan pengembangan sepak bola di Provinsi Maluku ke depan.
(arc)








