Konvoi Piala Dunia di Jayapura Satukan Suporter Lintas Negara, Brasil Mendominasi

Jayapura, Teraspapua.com – Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, yang juga dikenal sebagai owner JB Squad, menginisiasi konvoi perdana para pendukung tim sepak bola Piala Dunia di Kota Jayapura, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pemersatu para penggemar sepak bola lintas negara dalam suasana meriah namun tetap tertib.

Konvoi tersebut diikuti oleh berbagai kelompok suporter dari negara-negara peserta Piala Dunia, seperti Brasil, Argentina, Jerman, Prancis, Portugal, hingga Belanda. Dari pantauan di lapangan, pendukung tim Brasil tampak paling mendominasi, disusul oleh Belanda dan negara lainnya.

Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri oleh legenda sepak bola nasional, Boaz Solossa, bersama keluarga, serta pemain muda Papua Ramai Rumakiek yang turut ambil bagian dalam kemeriahan konvoi.

Rangkaian konvoi dimulai dari area samping Lapangan Otto Geisler, kemudian melintasi Perumahan Furia, Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Raya Abepura, Waena, hingga kembali ke kawasan Perumahan Puri Indah, Kota Raja. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

Joni Y. Betaubun menjelaskan bahwa konvoi ini merupakan agenda ketiga yang digelar oleh JB Squad dalam momentum Piala Dunia. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar euforia, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan di antara para penggemar sepak bola.

“Kami ingin menjaga kebersamaan dalam JB Squad. Walaupun saya sendiri pendukung Brasil, bukan berarti hanya satu tim saja. Semua fans dari berbagai negara seperti Argentina, Belanda, Jerman, Inggris, Spanyol, dan Portugal kami rangkul untuk bersama-sama merayakan Piala Dunia,” ujar Betaubun.

Ia menambahkan, Piala Dunia merupakan puncak dari seluruh kompetisi sepak bola yang berlangsung setiap empat tahun sekali. Karena itu, momentum ini perlu dirayakan bersama secara positif tanpa berlebihan.

Lebih lanjut, Betaubun berharap euforia Piala Dunia dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda Papua, khususnya dalam menjauhkan mereka dari aktivitas negatif.

“Papua dikenal memiliki banyak talenta sepak bola. Kegiatan seperti ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda untuk menonton, belajar, dan bercita-cita menjadi pemain profesional, bahkan generasi emas Papua di masa depan,” katanya.

Betaubun juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya Polresta Jayapura Kota, Polsek Abepura, dan Polsek Heram, yang telah mengawal jalannya konvoi sejak pukul 17.00 WIT hingga sekitar 18.30 WIT.

“Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian dan seluruh peserta. Bukan hanya kami, masyarakat di sepanjang jalan juga ikut menyambut dengan antusias, membawa bendera dan bersorak. Ini bentuk ekspresi yang positif,” ujarnya.

Sementara itu, Boaz Solossa menegaskan bahwa tujuan utama konvoi ini bukan untuk menunjukkan dominasi satu tim tertentu, melainkan sebagai simbol persatuan para pecinta sepak bola.

“Ini bukan soal kami pendukung Brasil saja, tapi bagaimana menyatukan semua fans. Walaupun tim yang bertanding ada di luar sana, di sini kita punya tujuan yang sama, yaitu mendukung dan mendoakan tim masing-masing dengan damai,” kata Boaz.

Ia juga memberikan pesan kepada generasi muda Papua agar menjadikan momentum Piala Dunia sebagai inspirasi untuk berkembang di dunia sepak bola.

“Anak-anak muda harus melihat ini sebagai motivasi. Bagaimana mereka bisa belajar dari ajang dunia dan mempersiapkan diri menjadi pemain profesional yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Konvoi ini pun menjadi gambaran bahwa sepak bola tidak hanya soal pertandingan di lapangan, tetapi juga mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun semangat sportivitas, serta mendorong lahirnya talenta-talenta muda dari Papua.