MUSANCAB PDI Perjuangan Biak Numfor Jadi Momentum Konsolidasi Akar Rumput Jelang 2029

Biak, Teraspapua.com – Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB) PDI Perjuangan Kabupaten Biak Numfor digelar pada Jumat (30/4/2026), menjadi momentum penting bagi partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Bendahara DPD, Joni Y. Betaubun dalam sambutan menegaskan bahwa MUSANCAB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk memperkuat ideologi, organisasi, dan kader partai.

“MUSANCAB adalah momentum konsolidasi ideologi, konsolidasi organisasi, dan konsolidasi kader. Di sinilah kita memperkuat jati diri sebagai partai wong cilik yang berakar pada rakyat dan terus memperjuangkan keadilan sosial,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Ia menekankan bahwa kekuatan PDI Perjuangan tidak hanya bertumpu pada struktur di tingkat atas, melainkan justru pada soliditas struktur di tingkat bawah, yakni Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting. Menurutnya, di tingkat inilah denyut kehidupan partai sesungguhnya berada, karena kader bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Namun demikian, Joni Betaubun mengingatkan bahwa tidak semua struktur organisasi berjalan efektif. Ia mengakui masih terdapat struktur yang hanya tercatat secara administratif, tetapi tidak aktif dalam kehidupan masyarakat.

“Ada struktur yang hanya ada dalam daftar, tetapi tidak hadir di tengah rakyat. Ini bukan kekuatan, melainkan beban organisasi,” tegasnya.

Ia menilai, organisasi yang sehat tidak diukur dari banyaknya struktur, melainkan dari aktivitas nyata di lapangan. Struktur yang aktif, meski sederhana, dinilai jauh lebih efektif dibanding struktur besar yang pasif.

Karena itu, MUSANCAB diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh kader untuk memastikan setiap struktur partai benar-benar hidup, bergerak, dan berjuang bersama rakyat. PAC dan ranting diminta menjadi pusat aktivitas politik kerakyatan yang hadir dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kegiatan sosial hingga
advokasi aspirasi warga.

Lebih lanjut, Joni Betaubun juga menyoroti pentingnya perubahan pendekatan kerja politik ke depan. Ia menegaskan bahwa kerja politik tidak lagi bisa dilakukan secara sporadis, melainkan harus berbasis data dan peta kekuatan riil di lapangan.

“Ke depan, kita harus bekerja dengan pendekatan modern berbasis data. Data adalah kompas perjuangan kita untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, dan peluang kemenangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, menuju Pemilu 2029, kemenangan tidak akan ditentukan oleh retorika semata, melainkan oleh kerja organisasi yang sistematis dan terukur hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam forum tersebut, DPD PDI Perjuangan Papua juga menargetkan lahirnya kepengurusan PAC yang solid, disiplin, dan ideologis, serta terbentuknya struktur partai yang aktif dan benar-benar hadir di tengah masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas kader juga menjadi fokus utama, baik dari sisi karakter, militansi, maupun loyalitas
terhadap garis partai.

Betaubun turut mengingatkan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai ideologis yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, serta mengusung prinsip berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Di wilayah Papua, termasuk Kabupaten Biak Numfor, kader partai diharapkan mampu menjadi pelayan masyarakat yang menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat.

“Kader PDI Perjuangan harus menjadi pelayan rakyat, bukan penguasa rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh kader untuk menjaga disiplin organisasi, mematuhi garis partai, serta menghindari konflik internal yang tidak produktif. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, namun persatuan tetap menjadi kunci utama kekuatan partai.

Menutup sambutan tersebut, Betaubun menyatakan bahwa MUSANCAB 2026 harus menghasilkan keputusan strategis, kader-kader terbaik, serta semangat baru dalam memenangkan hati rakyat.

“Momentum ini harus menjadi titik tolak kebangkitan struktur partai di tingkat akar rumput. Bergerak bersama rakyat, bekerja untuk rakyat, dan menang bersama rakyat,”
ujarnya.

(Veb)