Jayapura, Teraspapua.com – Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, memastikan tim saat ini tengah melakukan penyesuaian periodisasi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi putaran lanjutan kompetisi Liga 2 musim 2025/2026.
Penataan ulang pola latihan ini dilakukan untuk menjaga konsistensi performa skuad sekaligus memperbaiki sejumlah aspek teknis yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Rahmad menjelaskan bahwa microcycle latihan yang sebelumnya telah disusun bersama Coach Ricardo masih tetap dijadikan acuan. Namun, pihaknya melakukan beberapa penyesuaian agar program latihan lebih optimal dan sesuai kebutuhan tim menjelang fase krusial kompetisi.
“Kami mencoba merubah periodisasi latihan dengan menata ulang microcycle yang sudah kami buat sebelumnya bersama Coach Ricardo. Saat ini tugas saya adalah mempertahankan pola tersebut sambil memperbaiki beberapa aspek teknis,” jelas Rahmad Darmawan, Jumat (28/11/2025).
Persipura memilih Jakarta sebagai lokasi pemusatan uji coba. Menurut Rahmad, keputusan ini diambil agar tim Mutiara Hitam dapat berhadapan dengan klub-klub Liga 2 dari wilayah berbeda, sehingga pemain bisa merasakan variasi gaya bermain lawan yang tidak ditemui di wilayah timur.
“Tujuannya ke Jakarta adalah untuk melakukan uji coba dengan tim-tim Liga 2 dari wilayah berbeda. Kami sudah mendapatkan dua lawan uji coba, Adhyaksa dan Persikab Depok, dan kami akan menjalani empat laga uji coba hingga 14 Desember,” tuturnya.
Dua jadwal uji coba telah dipastikan berlangsung pada 10 dan 13 Desember melawan Adhyaksa dan Persikab Depok. Sementara itu, dua laga lainnya yang direncanakan pada 3 dan 6 Desember masih menunggu konfirmasi lawan.
Rahmad menegaskan bahwa rangkaian uji coba tersebut menjadi sarana evaluasi menyeluruh, baik terhadap kekuatan tim saat ini maupun kebutuhan akan tambahan pemain baru.
Menjelang dibukanya jendela transfer, Pelatih yang akrab disapa RD itu mengakui Persipura masih membutuhkan suntikan tenaga baru di beberapa posisi krusial, khususnya gelandang bertahan (nomor 6) serta gelandang serang atau second striker (nomor 10).
“Kami butuh pemain nomor 6 dan satu playmaker atau nomor 10. Itu prioritas kami,” katanya.
Persipura sebelumnya telah merampingkan skuad dari 36 menjadi 30 pemain. Namun jumlah tersebut disebut Rahmad masih dapat berubah menyesuaikan hasil evaluasi dan kebutuhan tim ke depan.
“Kemarin kami sudah mengecilkan skuad dari 36 menjadi 30 pemain, dan itu bisa saja naik turun. Jika ada penambahan, kami akan lihat perkembangan lebih dulu. Kami masih membutuhkan pemain lokal, mungkin satu atau dua, terutama untuk posisi yang sangat penting,” ujarnya.
Rahmad juga mengungkapkan bahwa salah satu pemain yang tengah diincar saat ini berada di Solo. Proses komunikasi masih berlangsung sembari menunggu persetujuan manajemen klub.
“Kami sudah menjalin komunikasi, tetapi karena jaraknya jauh, kami masih mempertimbangkan apakah perlu bertemu langsung atau cukup lewat telepon lebih dulu. Saya belum bisa umumkan sebelum manajemen memberikan izin,” tambahnya.
Sementara itu, beberapa pemain yang sebelumnya memperoleh izin dipastikan segera kembali mengikuti latihan reguler. “Dua pemain sudah kembali latihan pagi tadi, dan satu pemain akan mulai latihan Senin karena sebelumnya meminta izin pulang,” katanya.
Kondisi tim yang mulai lengkap diharapkan membuat persiapan Persipura semakin efektif terutama menghadapi jadwal padat uji coba dan agenda kompetisi yang akan berlanjut.
Menilai peta persaingan di wilayah timur Liga 2, Rahmad menyebut kompetisi saat ini berlangsung jauh lebih ketat dibanding sebelumnya. Beberapa tim yang pada putaran awal nampak berada di papan bawah, kini menunjukkan peningkatan signifikan.
“Persaingan di wilayah timur sangat seru. Beberapa tim yang sebelumnya di bawah sekarang mengalami peningkatan permainan, seperti Kendal Tornado. Mereka diperkuat banyak pemain berpengalaman dari Liga 1, jadi tak heran penampilan mereka semakin baik,” ujarnya.
Meski menghadapi persaingan berat, Rahmad menegaskan bahwa ambisi Persipura tidak berubah. Tim Mutiara Hitam menargetkan finis di dua besar untuk memastikan tempat di babak semifinal.
“Bagi kami, ini tantangan. Tetapi kami akan terus berusaha berada di dua besar. Minimal, kami harus lolos semifinal. Itu target kami,” tegasnya.
Dengan rangkaian persiapan yang semakin matang, evaluasi berkelanjutan, serta rencana penguatan skuad melalui bursa transfer, Persipura Jayapura optimistis dapat terus bersaing di papan atas Liga 2 dan menjaga peluang kembali promosi ke Liga 1.
(Sand/Veb)
















