Berikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu,Pengurus KKIG Imbau Warga Tetap di Rumah

Ketua KKIG Provinsi Papua,Dr.Merlan S.Uloli,SE,MM

Jayapura,Teraspapua.com – Penyebaran virus Corona atau Covid -19 sangat masif di seluruh dunia,bahkan Indonesia ,Papua dan berdampak juga di Kota Jayapura.

Tentu mempengaruhi seluruh aktifitas masyarakat terutama perekonomian akibat pemberlakuan pembatasan sosial oleh Pemerintah .Dampak itu juga dirasakan masyarakat Gorontalo yang ada di Papua khusus Kota Jayapura.

banner 325x300banner 325x300

Namun pengurus KKIG Papua dan Kota menginisiasi untuk membantu warga dengan pemberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak  Covid-19 ini.

“ Kami telah menyerahkan 90 paket sembako kepada warga Gorontalo yang kurang mampu,terutama mereka yang setiap hari bekerja sebagai tukang ojak dan berjualan “ungkap Ketua KKIG Provinsi Papua,Dr.Merlan S.Uloli,SE,MM kepada Teraspapua.com,Senin (27/4/2020).

Menurut Merlan ,sembako yang diberikan itu merupakan hasil sumbangan dari para pengurus dan warga yang punya kelebihan.Sehingga kita kumpul dan kita bagikan untuk meringankan beban Pemerintah.

“Kami ingin meringankan beban Pemerintah . Untuk turut memberikan apa yang menjadi kelebihan dari kami, walaupun sedikit namun kami berusaha untuk tidak merepotkan pemerintah “cetusnya.

Selain itu,bantuan ini juga untuk meringankan beban ekonomi warga Gorontalo yang kurang mampu.

Merlan Uloli yang juga Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura ini mengungkapkan, untuk paket sembako yang diberikan sama dengan apa yang diberikan oleh Pemerintah Kota ,yaitu berupa beras ,Supermi , gula pasir, telur, minyak goreng  dan daun teh.

“ Jadi disamping kita memberikan sembako kami juga menyampaikan untuk taat kepada anjuran pemerintah untuk tetap tinggal di rumah” terangnya.

Lanjut Merlan Uloli minta, warga yang berjualan untuk sementara berhenti dulu dan yang sementara beraktivitas di luar agar hindari untuk berkumpul serta menyediakan tempat cuci tangan di rumah dan rajin cuci tangan pakai sabun.

Selain itu ditekankan, untuk warga Gorontalo tidak menerima tamu asing yang tidak dikenal sehingga program Pemerintahan untuk memutus rantai penyebaran corona diharapkan cepat selesai.

Untuk memutus rantai penyebaran virus corona,sangat membutuhkan peran serta seluruh masyarakat.

“ Kami selalu mengingatkan warga Gorontalo melalui Whatsapp grup dan saat memberikan sembako kami juga menyampaikan informasi terkait pencegahan covid-19 ini “ sambungnya.

Sementara itu lanjut Merlan,saat ini umat Muslim memasuki bulan suci Ramadan dan sama-sama menunaikan ibadah puasa.

Kendati demikian, warga Gorontalo diminta tetap mengikuti anjuran Pemerintah untuk melaksanakan ibadah di rumah saja.

Kemudian sesuai instruksi Gubernur Gorontalo untuk seluruh warga Gorontalo yang sementara merantau untuk tidak mudik “ pungkasnya.

(Let).