Jayapura, Teraspapua.com – Melalui perjuangan R A. Kartini, kini kaum perempuan bisa merasakan pendidikan dan pekerjaan yang setara dengan kaum laki-laki.
“Perempuan bukan saja menjadi objek, tetapi sudah menjadi subjek pembangunan yang tidak terpisahkan. Apalagi di era teknologi dengan sistem digitalisasi yang kompleks,” ujar penasehat GOW Kota Jayapura, Kristhina R.I. Luluporo, S, IP.,M,AP saat memberikan sambutan pada acara resepsi peringatan hari Kartini ke-143 di gedung sian soor kantor Wali Kota, Kamis (21/4/2022).
Sosok pejuang emansipasi wanita berkat perjuangannya, kita kaum perempuan di era kini sedang menikmati hasil dari perjuangannya perempuan dan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengapresiasikan diri.
“Namun perlu diingat bersama bahwa ketika kita diberikan peluang, kita pun harus memanfaatkan peluang itu dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Ketua TP PKK Kota Jayapura ini juga mengatakan, sesuai dengan tema yang dipilih oleh GOW Kota Jayapura, selama hampir tiga tahun terakhir ini tentunya kita semua tahu bahwa kota Jayapura dilanda pandemi Covid-19.
“Kita semua yang tergabung dalam organisasi perempuan yang ada di kota Jayapura upaya untuk menjadi pemutus mata rantai penyebaran Covid-19, untuk semua upaya yang telah dilakukan itu saya mengucapkan terima kasih,” ucap Kristhina.
Ditambahkannya, masa depan dan kemajuan suatu bangsa ada di tangan kaum perempuan oleh karena itu harapan saya kedepan untuk kaum perempuan di kota Jayapura, mari berbenah diri dan harus siap untuk menghadapi dan memajukan bangsa dan tanah air.
Tentu dengan memanfaatkan kesempatan dan kemampuan yang kita miliki, serta jangan kita terjebak dengan budaya adat istiadat yang membuat sehingga perempuan sulit untuk mengembangkan dirinya.
Dan sebagai perempuan, pasti punya mimpi, memiliki cara untuk meraih mimpi tersebut oleh sebab itu perempuan harus hadir untuk menjadi sahabat perempuan lainnya.
Dalam mewujudkan mimpi besarnya, maka harus saling mendukung, memberikan motivasi, merangkul dan yang paling penting adalah sesama perempuan memastikan bahwa tidak boleh ada lagi yang tertinggal dan memastikan bahwa mimpi besar semua perempuan dapat terwujud,” tutup anggota DPR Papua dari Fraksi PDIP Perjuangan itu.
(tp-01)








