PAPUA  

Inilah Tiga Hal Yang Dibahas Dinas Pendidikan dan BI

Pose bersama kadis pendidikan Papua dan Pimpinan serta staf BI perwakilan Papua.

Jayapura.Teraspapua.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua,Christian Sohilait lakukan pertemuan dengan  Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua,sekaligus mempertanyakan kontribusi BI kepada dunia pendidilan di Papua.

Usai pertemuan Cristian Sohilait kepada wartawan mengatakan,hari ini kami ada disini untuk tiga hal,yang pertama yaitu silatuhramni,kemudian yang kedua kami meminta apa yang BI bisa kontribusikan kepada dunia Pendidikan di Papua.

banner 325x300banner 325x300

Kemudian hal yang ketiga kami juga ingin BI memperkenalkan sistim pembayaran elektronik kepada semua para siswa.

Walaupun kita berada di provinsi yang sedikit jauh dari repoblik ini, tetapi kita tidak boleh tertingal dengan kecepatan perubahan dinamika teknologi yang begitu besar.

“ Hari ini kami mengambil kesempatan bersama-sama dengan BI karena pembayaran nontunai sistem elektronik sudah terjadi dimana-dimana “ujar ,Sohilait kepada sejumlah Wartawan di gedung rapat BI lantai 2 ,Rabu (04/03/2020).

untuk itu kita harus memberitahukan kepada anak-anak kita,supaya jangan kita tertinggal dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia”  jelas Sohilait.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala BI perwakilan Papua Naek Tigor Sinaga menjelaskan,pada dasarnya kami dari BI konsen terhadap dunia Pendidikan di Papua,lewat CSR kami sudah memberikan beasiswa kepada mahasiswa.

Jadi tiga universitas yang kita sudah berikan dengan jumlah mahasiswa 50 orang pertahun ,seperti Uncen,Musamus dan IAIN (Institut Agama Islam Negri) “ jelas Tigor Sinaga.

Dilain sisi,lanjut Tigor Sinaga kami juga melakukan pengembangan literasi yaitu perpustakaan melalui BI corner.

Yang akan kita sampaikan bukan semata-mata di perpustakaan nasional maupun daerah, tetapi kami juga akan membangun di SMA/SMK,ini untuk menunjukan literasi-literasi terutama terkait dengan ekonomi dan bank sentral.

Pihaknya juga menjalin kerjasama dengan dinas pendidikan untuk bagaimana memberikan pemahaman kepada generasi muda, terutama kepada siswa SMP dan SMA.

“ Bagaimana mereka paham, akan teknologi pembayaran yang sedang marak sekarang ini dengan unag digital dan uang elektonik “ jelasnya.

Ditambakan Tigor Sinaga,kami juga akan bekerjasama untuk melakukan elektonifikasi dengan perbankan lainnya untuk dana Boss dan PIP.

Pertemuan hari ini sangat penting ,bagaimana kita masing-masing stakeholder dan instansi berperan sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk mendorong bagaimana dunia pendidikan di Papua ini lebih maju “ pungkasnya.

(Matu).