PAPUA  

Tutup Pendidikan Bintara Polri, Kapolda Papua : Melayani Masyarakat Dengan Hati dan Ikhlas

Kapolda Papua saat diwawancarai usai mempin upacara penutupan pendidikan Bintara Polri di SPN Polda setempat.

Jayapura,Teraspapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, resmi menutup Pendidikan Bintara Polri tahun 2024, berlangsung di lapangan SPN Polda Papua, Kamis (11/7/2024).

Adapun jumlah Bintara Polri yang dilantik berjumlah 489 orang, Yang terdiri Polda Papua 294 Bintara Polri dan 195 Bintara Polri Papua Barat.

banner 325x300banner 325x300

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, saya selaku pimpinan Polda Papua bersyukur bahwa anak-anak kita yang kurang lebih 5 bulan melakukan pembentukan pendidikan di SPN Polda Papua.

“Saya berharap dengan dilantiknya menjadi Bintara Polri, mereka bisa menjadi garda terdepan dari Polda Papua maupun Polda Papua Barat, untuk betul-betul melayani masyarakat dengan ikhlas,” terangnya.

Selain itu, Irjen Fakhiri juga berharap anggota Bintara yang baru dilantik mereka juga bisa sebagai jembatan komunikasi antara Polri dengan masyarakat yang nantinya mereka layani.

Bintara yang baru ini, lanjut kata Irjen Fakhiri, kami siapkan mereka betul-betul untuk turun langsung di tengah-tengah masyarakat Papua. Karena mereka ini rata-rata semua anak asli Papua dan kelahiran Papua. Jadi saya yakin tidak ada hambatan lagi.

Nah ke depan tentunya kita akan menghadirkan semua sosok-sosok Bintara yang lahir besar di Papua, untuk mengabdikan diri di tanah Papua. Dari 2021, 2022, dan 2003 dan hari ini, kami yakin sudah banyak anak-anak yang lahir besar di Papua dan orang Papua menjadi Polisi di negeri ini.

“Ini betul-betul pasti akan terjadi transformasi dari mereka kepada saudara-saudaranya, dan kami berharap akan lahir bagaimana Polisi melayani di tanah Papua,” tandasnya.

Ditambahkan Irjen Fakhiri, Papua sendiri kami sudah ada 3 DOB, tentunya mereka ini akan kami siapkan juga untuk nanti ke beberapa titik.

“Saya berharap dari sini nanti kita secara bertahap, saya mau pemenuhan personil itu ada di tiap Polres dulu. Supaya kalau Polres kuat, pada saat nanti hadirnya Polda-Polda baru, tentunya sudah tidak akan kekurangan lagi personil di Polda-Polda baru,” pungkasnya.