Roadshow Kaesang di Papua, PSI Mulai Susun Peta Politik 2029

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, Ketua DPW PSI Papua, Joan Henri Simeon Rouw, Wakil Sekretaris Jenderal PSI, I Putu Yoga Saputra, Bendahara umum PSI, bersama kader PSI se- Papua (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilihan Umum 2029. Di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, partai berlambang mawar itu tengah fokus melakukan konsolidasi organisasi dan penguatan struktur hingga ke daerah, termasuk di Provinsi Papua.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) sekaligus pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI se-Papua yang digelar di Hotel Suni Abepura, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI bersama ratusan kader dari berbagai kabupaten dan kota di Papua. Kehadiran Kaesang bersama pengurus pusat disebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi nasional partai untuk memperkuat basis politik di daerah.

Wakil Sekretaris Jenderal PSI, I Putu Yoga Saputra mengatakan, saat ini partainya tengah berada pada fase penting, yakni verifikasi administrasi dan verifikasi faktual secara nasional sebagai syarat menuju Pemilu 2029. Tahapan tersebut dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk Papua.

“Dalam partai ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Saat ini kami fokus pada verifikasi struktur karena PSI masih menghadapi proses verifikasi administrasi dan faktual,” ujarnya usai Rakorwil.

Ia menjelaskan, PSI menyadari posisi partai yang saat ini belum memiliki keterwakilan di DPR RI atau Senayan, sehingga penguatan struktur organisasi menjadi prioritas utama sebelum masuk ke agenda politik yang lebih luas.

“Kami sadar penuh bahwa tahapan awal yang harus dilakukan adalah pembenahan infrastruktur administrasi dan seluruh kebutuhan yang menunjang proses verifikasi ke depan,” katanya.

Selain memperkuat administrasi partai, PSI juga mulai memetakan kekuatan politik dan basis dukungan di Papua. Proses tersebut dilakukan secara paralel dengan pembinaan kader dan konsolidasi organisasi di tingkat wilayah maupun daerah.

Menurutnya, Papua menjadi salah satu daerah strategis yang mendapat perhatian khusus dari DPP PSI karena memiliki potensi dukungan politik yang terus berkembang.

“Setelah tahapan pembinaan struktur selesai, secara paralel kami juga memetakan kondisi dan peluang politik PSI di Papua,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, PSI juga menyoroti capaian politik partai di Papua. Hingga kini, PSI telah berhasil meraih satu kursi di DPR Papua serta memperoleh keterwakilan di delapan kabupaten dan satu kota.

Capaian tersebut dinilai menjadi modal awal bagi partai untuk memperbesar pengaruh politik pada Pemilu mendatang.

Rangkaian konsolidasi PSI di Tanah Papua sendiri telah dimulai sejak beberapa hari terakhir. Sebelum tiba di Jayapura, jajaran DPP PSI melakukan roadshow ke sejumlah wilayah di Papua, termasuk Sorong, Papua Barat, dan Papua Tengah.

“Besok Ketua Umum dan pengurus DPP akan melanjutkan agenda ke Papua Tengah. Sebelumnya kami sudah roadshow dari Sorong, Papua Barat, hingga Papua Barat Daya,” ujarnya.

Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari strategi PSI untuk memperluas jaringan politik sekaligus mendekatkan partai dengan masyarakat, terutama generasi muda yang selama ini menjadi basis utama PSI.

Dengan penguatan struktur dan verifikasi yang sedang berjalan, PSI optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan kepartaian dan tampil lebih kompetitif dalam Pemilu 2029 mendatang.

(Har)