banner 325x300

Peringati HUT ke-64, BP YPK di Papua Gelar Jalan Santai, Ini Kata Ketua Sinode Pdt. Andrikus Mofu

Jayapura, Teraspapua.com – Badan Pengurus (BP) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Papua menggelar jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-64 YPK di Tanah Papua, HUT ke-117 Kota Jayapura, serta peringatan masuknya Injil di Metu Debi, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipusatkan di halaman Rektorat Universitas Ottow Geissler Papua, sebelum peserta berjalan santai menuju Lapangan Cigombong dan kembali ke titik awal. Acara kemudian dilanjutkan dengan senam bersama, pembagian door prize, serta lomba caca yang diikuti siswa-siswi SD, SMP, SMA, dan SMK YPK.

Sejumlah tokoh gereja, pemerintah, dan pendidikan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Sinode Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, Wakil Sekretaris Sinode Pdt. Handry W.D. Kakiay, mantan Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, Ketua BP YPK di Papua Joni Y. Betaubun, SH, MH, Kapolsek Abepura Kompol Yulianus Samberi, serta jajaran pimpinan klasis dan kepala sekolah YPK.

Dalam sambutannya, Pdt. Andrikus Mofu menyampaikan bahwa YPK kini menaungi sekitar 780 sekolah dari jenjang SD hingga SMK yang tersebar di seluruh Tanah Papua, dengan total sekitar 91 ribu siswa. Memasuki usia ke-64 tahun, YPK dinilai terus menunjukkan kebangkitan dan komitmen dalam memajukan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa Sinode GKI melalui keputusan Sidang Sinode XVIII di Waropen tahun 2022 telah menetapkan langkah strategis penyatuan tiga yayasan pendidikan yang selama ini berdiri sendiri.

“Selama ini GKI memiliki tiga yayasan, yakni YPK untuk persekolahan, Yayasan Ottow Geissler untuk perguruan tinggi, dan Yayasan I.S. Kijne untuk Sekolah Tinggi Filsafat Teologi. Ke depan, semuanya akan disatukan dalam satu yayasan yang mengelola pendidikan dari PAUD hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Menurut Mofu, penyatuan ini bertujuan memperkuat tata kelola pendidikan agar lebih terintegrasi dan fokus pada peningkatan mutu. Pelantikan pengurus yayasan baru direncanakan berlangsung pada Maret 2026, setelah perayaan puncak HUT YPK pada 8 Maret mendatang.

“Dengan satu yayasan, tidak ada lagi pengelolaan terpisah. Semua berada dalam satu atap Yayasan Pendidikan Kristen. Ini bagian dari pembenahan dan komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Mofu juga menekankan bahwa YPK merupakan yayasan pelopor pendidikan di Tanah Papua, bahkan telah hadir sebelum berdirinya sekolah-sekolah negeri.

Ia menyebut sejumlah tokoh nasional merupakan alumni YPK, seperti Freddy Numberi dan Abraham Octavianus Atururi.

“YPK telah mencetak banyak pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional. Karena itu kita harus bangga menjadi bagian dari YPK,” ujarnya.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai alumni YPK, yang menurutnya memberikan fondasi pendidikan dan nilai iman yang kuat.

“Landasan yang kuat itu saya dapat dari YPK. Karena itu saya berpesan kepada anak-anakku, kalau kalian belajar dengan tekun dan mendengar firman Tuhan, kalian tidak akan gagal,” katanya.

Sementara itu, Ketua BP YPK di Papua Joni Y. Betaubun mengatakan perayaan HUT YPK tahun ini dilaksanakan serentak di seluruh Tanah Papua dengan tema kepedulian.

Ia menyebut rangkaian kegiatan tidak hanya berupa jalan santai, tetapi juga aksi kebersihan lingkungan yang telah dilakukan sehari sebelumnya.

“Kemarin kita lakukan gerakan bersih lingkungan. Hari ini kita jalan santai untuk menjaga kesehatan. Tubuh yang sehat akan mendukung semangat pelayanan dan pendidikan,” ujarnya.

Betaubun juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Sinode GKI yang terus memberikan perhatian serius terhadap pengembangan YPK di Tanah Papua. Ia menegaskan bahwa dengan penyatuan yayasan, YPK kini semakin solid dalam menjalankan misi pendidikan gereja.

Sebagai bentuk kemeriahan acara, panitia menyiapkan berbagai hadiah door prize, termasuk satu unit sepeda motor listrik sebagai hadiah utama, serta mesin cuci, kulkas, dan hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Kota Jayapura, tetapi juga dari Kabupaten Jayapura, Keerom, dan sejumlah klasis di wilayah Port Numbay dan Sentani.

Melalui momentum HUT ke-64 ini, GKI dan YPK di Tanah Papua menegaskan komitmen untuk terus membenahi tata kelola pendidikan, meningkatkan mutu sekolah, serta memperkuat nilai iman dan karakter generasi muda Papua di tengah tantangan zaman.