Jayapura,Teraspapua.com – Majelis Rakyat Papua (MRP) melalui Pokja perempuan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah adat V Papua, Mamta/Tabi di Port Numbay, Kota Jayapura, Senin, (21/7/21).
Kegiatan diskusi serta tanya jawab tersebut digelar di Pasar Rakyat Perempuan Port Numbay, yang berlokasi di jalan Raya Jembatan Youtefa Holtekam Papua, Selasa (22/01/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pokja Perempuan MRP wilayah Mamberamo Raya, Maria Rofek, Anggota MRP Pokja Perempuan Natalia Kalo dan Nerlince Wamuar Rollo, serta Perempuan Adat dari 10 Kampung yang ada di wilayah Port Numbay, Kota Jayapura.
Kegiatan yang kami lakukan dihari ini adalah diskusi yang melibatkan perempuan adat Port Numbay. Diskusi ini tujuannya untuk mengetahui sejauh mana persiapan dari kelompok usaha perempuan Portnumbay meyambut PON XX di Provinsi Papua Tahun 2021,” ujar Ketua Pokja Perempuan MRP wilayah Mamberamo Raya, Maria Rofek, usai kegiatan.
Namun dalam pertemuan ini Maria Rofek, perempuan Portnumbay mengakui bahwa aksesoris mereka belum terdaftar di panitia PON.
“lewat pertemuan dihari ini, kami membuat satu kesepakatan akan mengadakan pameran di bulan Agustus,” jelasnya.
Dalam pameran dibulan Agustus, lanjut kata Maria, kami akan mengundang PB PON untuk hadir dan melihat secara langsung berbagai macam aksesoris yang mereka sudah siapakan, untuk dijual pada iven PON nantinya.
Kami harap PON yang akan berlangsung pada Oktober mendatang, perempuan-perempuan Port Numbay jangan hnaya menjadi penonton. Oleh karena itu PB PON harus mengakomodir kelompok – kelompok usaha dari perempuan Port Numbay ini.
“Sehingga, selama ini yang dikatakan suksesnya PON, mestinya harus dibarengi dengan suksesnya ekonomi bagi masyarakat Papua,” tegasnya.
Sementara itu anggota MRP Pokja perempuan Natalia Kalo, berharap semua perempuan Papua yang ada di Negeri Port Numbay, sama-sama berpartisipasi untuk mensukseskan PON XX ditanah Papua.
Karena iven Nasional ini mengangkat harkat dan martabat kita orang Papua, untuk menuju kesuksesan siap mandiri, berkaya di atas tanahnya sendiri,” tandasnya.
Masih ditempat yang sama, anggota MRP dari pokja perempuan Nerlince Wamuar Rollo menambahkan, kami perempuan Papua khususnya perempuan Port Numbay siap mensukseskan PON XX tahun 2021.
“Namun dengan suksesnya PON kami ingin perempuan Port Numbay merasakan dampak dari PON itu sendiri, yakni yang sering didengungkan PB PON yaitu sukses ekonomi”.
Dengan demikian, kami tidak tinggal diam, kami tidak perlu Pemerintah membantu kami, tetapi dengan niat yang tulus Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi kami,” pungkasnya.
(Matu)








