Mapper GMKI Jayapura, Jhon Betaubun Paparkan Materi Implementasi Teladan Kristus Dalam Gagasan dan Manajemen Kepemimpinan Kristen Masa Kini

Wakil ketua I DPRD Kota Jayapura, Jhon Y. Betaubun, SH, MH yang juga senior GMKI

Sentani, Teraspapua.com – Implikasi keteladanan Yesus pada masa kini adalah pemimpin Kristen merupakan pemimpin yang berkarakter seperti Yesus yaitu memiliki kasih, kerendahan hati, berhati hamba.

Kemudian pemimpin Kristen memiliki spiritualitas kepemimpinan yang baik, memiliki kemampuan manajemen dalam memimpin, dan menjadi pemimpin yang melayani semua orang.

Demikian dipaparkan wakil ketua I DPRD Kota Jayapura, Jhon Y. Betaubun, SH, MH pada acara masa perkenalan dan penerimaan anggota baru (Mapper) angkatan ke-XXXVI. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Jayapura, yang dilaksanakan di Puspenka Hawai Sentani, Senin, (7/2/2022).

Judul materi yang dibawahkan Senior GMKI ini yaitu “Implementasi teladan Kristus dalam gagasan dan manejemen kepemimpinan Kristen masa kini”

Jhon mengatakan, anggota GMKI yang hari ini Mapper dan akan masuk menjadi anggota GMKI, tentu membutuhkan kerendahan hati dan mengikut teladan Yesus.

“Dan belajar seperti Yesus yang mau mengasihi, melayani sesama sebagaimana Tri panggilan GMKI yaitu melayani di medan layang Perguruan Tinggi, Gereja dan Masyarakat,” kata Jhon Y. Betaubun.

Maka ditegaskan Jhon, GMKI lahir di 3 medan layan tentu harus mencerminkan teladan Yesus, yaitu “kasih”.

Jhon menjelaskan, dalam kepemimpinan pelayanan-Nya, Yesus mengungkapkan bahwa intisari seluruh isi hukum Taurat dan kitab para nabi disimpulkan dalam satu kata “kasih” yakni, Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum itu tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi,” tambah Jhon.

“Jadi ketika engkau melakukan kebaikan kepada janda duda anak yatim piatu, orang susah, orang yang terhina maka tentu itu dilakukan kepada Yesus” Papar mantan sekretaris cabang GMKI masa bakti 2006-2008.

Harapan Kita, materi ini harus dimaknai dan dilakukan tapi juga menjadi leadership dalam teknik pimpinan atau manajer untuk mengarah untuk menyuruh orang lain agar mau mengerjakan apa yang ditugaskan.

Kepemimpinan ( leadership) ujar Jhon, tentu menjadi pimpinan untuk diri sendiri selanjutnya menjadi pemimpin bagi orang lain.

Mantan ketua karateker GMKI Jayapura periode 2017 – 2018 ini juga menekankan kepada anggota Maper untuk menjauhkan diri dari berita-berita hoax fokus untuk kuliah dan organisasi.

Pasalnya, orang yang sukses dalam organisasi dia akan bakal menjadi seorang pemimpin,” tandas Wakil Ketua I DPRD Kota itu.

Di tempat yang sama, ketua badan pengurus cabang GMKI Jayapura, Opinus Sogoneap mengatakan, pihaknya baru melaksanakan perkenalan anggota baru yang ke – XXXVI yang seharusnya dilaksanakan di akhir tahun 2021.

Kami mengucap syukur kepada Tuhan karena masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan Maper di awal tahun ini.

“Terima kasih untuk para senior yang telah memberikan sumbangsih pikiran, material, moril kepada kami sehingga kegiatan ini bisa terlaksana selama 4 hari,” ungkapnya.

Tanggal 6 Februari kami masuk penampungan dan tanggal 9 akan dilakukan ibadah penutupan sekaligus Dies Natalis GMKI yang ke- 72.

“Selama 2 hari kami akan diisi dengan materi-materi pembekalan, tentu pemateri eksternal maupun internal GMKI, untuk pengenalan organisasi kepada peserta baru,” kata Opinus.

Untuk jumlah peserta Maper rinci Opinus, sebanyak 336 anggota peserta. Yang datang dari berbagai kampus di kota studi Jayapura, baik dari Universitas Cendrawasih maupun dari perguruan tinggi swasta.

Jadi kami di Jayapura ada 13 komisariat dan masing-masing membawa anggotanya,” tukasnya.

(Har)