Perlancar Aktifitas Masyarakat, Freeport Indonesia Bangun Jembatan Penghubung Kampung Banti 2 ke Banti 1

Proses revitalisasi akses jalan utama menuju kampung Waa Banti menggunakan pasir batu gravel yang diambil dari CIP 72 area PTFI.

Mimika, Teraspapua.com – Guna memperlancar aktifitas masyarakat di di sekitar area operasional, PT Freeport Indonesia (PTFI) membangun jembatan penghubung antara Kampung Banti 2 ke Banti 1, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tentu untuk memperlancar akses transportasi warga antar kampung, mempercepat pendistribusian hasil pertanian, dan mendekatkan akses warga terhadap fasilitas kesehatan dan air bersih

“Pada momentum HUT ke–57 PTFI, kami ingin masyarakat di sekitar area operasional merasakan manfaat nyata kehadiran perusahaan. Salah satunya, membangun jembatan penghubung yang merupakan akses penting bagi warga Kampung Banti dua dan Banti satu,” kata Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI Nathan Kum usai peletakan batu pertama pembangunan jembatan ,Minggu (7/4/2024).

banner 325x300banner 325x300
Suasana kegiatan peletakan batu pertama
pembangunan jembatan penghubung Banti
2 – Banti 1, Distrik Tembagapura,
Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Nathan mengatakan, pembangunan jembatan untuk masyarakat Banti ini merupakan bagian dari MoU Program 3 Desa dengan masyarakat Banti. Spesifikasi jembatan meliputi panjang 36 meter, lebar 4,7 meter, dan kapasitas maksimum 35 ton. Pembangunan direncanakan tuntas pada awal 2025.

“Jembatan dibangun mengikuti standar aturan pemerintah. Jika sebelumnya sesuai dengan MoU Program 3 Desa, kapasitas jembatan hanya 10 ton tetapi aturan SNI saat ini minimal kapasitas jembatan ditingkatkan menjadi 35 ton,” katanya.

Dengan kapasitas yang lebih besar, lanjut Nathan, sebelumnya jembatan ini hanya bisa dilalui kendaraan kecil, nantinya jembatan baru bisa dilalui kendaran besar seperti bus atau truk sehingga memudahkan akses transportasi untuk warga.

SVP Sustainable Development PTFI
Nathan Kum mewakili Perusahaan pada
sesi peletakan batu pertama pembangun
jembatan

Hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung tersebut, antara lain Vice president (VP) Papuan Affairs Division Soleman Faluk, Manager CLO Marthinus Badii, TE Community Affairs Kornel Gartner, para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kampung Waa Banti. Hadir pula perwakilan Kadistrik Tembagapura, Kapolsek Tembagapura dan Danramil Tembagapura bersama Satgas Tergelar (TNI/POLRI).