Dalam Rangka Memberikan Penguatan Kapasitas Pendidik, SMPN 1 Jayapura Gelar IHT

Jayapura, Teraspapua.com – Guru harus mampu mengikuti dan beradaptasi dengan derasnya perkembangan teknologi dan perubahan kebijakan. Adaptasi yang dapat dilakukan seorang guru adalah dengan terus belajar meningkatkan kompetensinya.

Untuk itu, dalam rangka mempersiapkan guru-guru untuk merencanakan penilaian kinerja yang tepat, sekolah menyelenggarakan In House Training (IHT) dalam rangka penguatan kapasitas pendidikan di komunitas belajar “Spenza” semester ganjil tahun pelajaran 2024-2025. Dengan tema “Kolaborasi Wujudkan Sekolah Yang Dicita-Citakan”

IHT berlangsung di ruang audio setempat yang dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd,M.M.Pd.

Kepala Sekolah, Purnama Sinaga, S.Pd,M.M.Pd dan Pengawas pembina Dra. Delvin Lolowang, M.Pd selakuà narasumber.

Pada momen ini komite menyerahkan 11 unit Infocus kepada SMP Negeri 1 Jayapura untuk menunjang pendidikan di SMP ternama di ibu kota Provinsi Papua itu.

“Saya berharap IHT di SMP Negeri 1 Jayapura yang merupakan populasi besar dapat mengurai, memecah raport pendidikan yang kira-kira nilainya masih kurang, sedang bisa ditingkatkan,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Majid. Jumat (26/7/2024).

Kemudian lanjut Abdul Majid, pembelajaran semakin bertumbuh kepada peserta didik, guru-guru semakin mereflektif, sehingga guru sebagai transformatif pembelajar di kelas itu menjadi sesuatu yang nyata.

“Mudah-mudahan hari ini, mereka bisa merencanakan aktivitas kegiatan selama 6 bulan ke depan dan dukungan dari Ketua Komite yang luar biasa sebagai bentuk elaborasi antara masyarakat, guru dan sekolah,” ujarnya.

Sementara Kepsek Purnama Sinaga mengatakan, untuk IHT SMPN 1 dimulai pada hari ini sampai dengan Jumat depan.

“Dalam kegiatan IHT ini, ada beberapa kegiatan yang kami lakukan yaitu, menyiapkan perangkat-perangkat pembelajaran, melakukan refleksi hasil belajar peserta didik, lalua kemudian mereview kurikulum operasional sekolah dan juga kami menginput rencana kerja harian di platform merdeka mengajar,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Kepsek Purnama Sinaga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komite bersama dengan pengurus, karena telah memberikan bantuan sarana pembelajaran berupa 11 unit Infocus yang akan dibagikan kepada para wali kelas VII

Ditambahkan, untuk penerimaan peseta didik baru (PPDB) sudah berjalan baik dengan jumlah peserta didik sebanyak 419.

“Semuanya berjalan baik sampai dengan MPLS, setelah itu dilakukan pertemuan dengan orang tua untuk membahas program-program,”ujarnya.

Lanjut dikatakan, pada tahun lalu (2023) kolaborasi komite dan lewat dana BOS dan juga beberapa donatur untuk kelas VIII dan IX semua juga sudah memiliki infocus.

“Jadi pada tahun ini, 33 ruang belajar semua sudah tersedia infocus,’ ujarnya.

Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura yang telah memfasilitasi kami sehingga mendapatkan bantuan rehabilitasi gedung A maupun B, dari dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek.

“Kami berterima kasih juga kepada orang tua yang telah mempercayakan peserta didik baru bisa bergabung untuk dibina bersama-sama dengan SMPN 1 di tahun ajaran 2024/2025,” ucapnya.

Sementara ketua panitia Purwanti, S.Kom dalam laporan mengatakan, latar belakang pelaksanaan IHT adalah menyiapkan guru dalam implementasi kurikulum merdeka, dengan memiliki dokumen pembelajaran yaitu, PROTA, PROSEM, Assessment, Modul Ajar dan Modul Project.

“Dalam IHT ini sekaligus meningkatkan kompetensi guru, tentang pemanfaatan impormatika dalam pembelajaran menyusun rencana kerja di PMM,” ujarnya.

Selain itu kata Purwanti, melakukan review kurikulum sekolah melakukan refleksi hasil belajar peserta didik dan melakukan simulasi mengajar. Peserta pada IHT ini sebanyak 56 guru,” pungkasnya.

(Har)