Biak, Teraspapua.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Biak Numfor Lot Louis Yensenem menyebut adanya indikasi keterlibatan oknum dalam serangkaian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berulang di wilayah itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Lot Louis Yensenem ketika ditemui media usai mengikuti apel gelar pasukan di Polres Biak Numfor, Senin (7/9/2026).
Menurut Lot, penanganan karhutla selama dua minggu terakhir telah dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi, baik secara vertikal maupun horizontal, dan berjalan dengan baik.
“Dari Pemda, hal ini sudah dilakukan dua minggu berturut-turut, kolaborasi, berhasilnya masing-masing, kesatuan, vertikal, dan sudah berjalan sama-sama,” ujarnya.
Namun, ia mengakui terdapat kendala di lapangan, terutama terkait keterbatasan armada tangki air untuk menyuplai air secepatnya ke lokasi-lokasi kebakaran.
“Hal yang menjadi kendala untuk kami dalam beberapa hal ini adalah karena memang masing-masing kesatuan itu, kami tidak punya mobil-mobil tangki yang bisa menyuplai air secepat mungkin di lokasi-lokasi kebakaran itu,” kata Lot.
Lot menyebut wilayah yang masih terjadi kebakaran berada di lingkungan Distrik Yendidori, Samofa, Biak Kota, dan sebagian kecil di Biak Timur.
Meskipun luasannya tidak terlalu besar, ia menilai adanya pengulangan kebakaran di lokasi yang sama menimbulkan kecurigaan.
“Ini luasannya tidak seberapa, tetapi karena pengulangan kebakaran, maka ada dicurigai ada oknum-oknum yang melakukannya,” tegasnya. Lot juga menyoroti pola waktu kejadian yang terindikasi tersusun rapi.
“Terindikasi waktunya jam 12.15, jam 12.30, jam 12.45, jam 12.00 sampai dengan jam 3.00 subuh, itu berturut-turut. Waktu ini terkesan ada tersusun dengan baik sehingga mengakibatkan kebakaran,” paparnya.
Kondisi di lapangan menunjukkan pola yang semakin menguatkan dugaan kesengajaan.
“Ketika petugasnya ke wilayah tertentu, di belakang yang sudah dipadamkan itu sudah terbakar lagi. Ke wilayah tertentu, di sana juga terbakar lagi,” ungkapnya.
Meski demikian, Lot mengapresiasi kerja sama dan kerja keras semua pihak yang terlibat.
“Tetapi ada kerja sama dan kerja keras dari semua orang, setiap api yang mana terjadi, itu pemadamannya sudah cepat untuk ditangani,” ujarnya.
Lot juga mencatat perubahan karakteristik kebakaran, dari awalnya terjadi di dataran rendah, kini mulai muncul di dataran tinggi.
“Hal yang berikut adalah, kebakarannya tadinya awalnya ada di dataran yang rendah, tetapi sekarang ada di dataran yang tinggi. Itu berarti ada sifat berlaku oleh oknum-oknum tertentu yang melakukan itu,” katanya.
Kepala BPBD Biak memberikan apresiasi kepada TNI – Polri di wilayah Biak Numfor, BMKG, serta semua stakeholder yang telah membantu terkait pemadaman Kebakaran hutan di sejumlah titik di Kabupaten Biak Numfor
Dalam kesempatan itu, Lot menyampaikan apresiasi khusus kepada Kapolsek Yendidori atas kontribusi dan respons cepatnya selama penanganan kebakaran.
“Kami juga menyampaikan apresiasi dari Pemda, BPBD kepada Pak Kapolsek Yendidori, patutlah kita memberikan penghargaan,” ujarnya.
Menurut Lot, Kapolsek Yendidori selalu aktif menyampaikan informasi penting selama kebakaran terjadi, bahkan memberikan solusi di tengah keterbatasan.
Sebelumnya, Satgas Penanggulangan Karhutla Kabupaten Biak Numfor juga telah menyatakan adanya indikasi kuat kesengajaan dalam serangkaian kebakaran yang terjadi.
(Hend DK)















