SMA YPPDK Gabungan Jayapura Gelar Pandora Cup 2026, Bidik Bibit Futsal Berprestasi

Foto Bersama Kepala sekolah, Dewan Guru dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura (foto Harley/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Turnamen futsal Pandora Cup 2026 yang digelar SMA YPPDK Gabungan Jayapura menjadi salah satu upaya sekolah untuk mengembangkan bakat olahraga, membangun karakter, sekaligus membuka peluang pendidikan bagi pelajar berprestasi di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Turnamen yang berlangsung di Lapangan Futsal Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua pada 20 – 28 Oktober 2026 itu mempertemukan 30 tim futsal tingkat SMP.

Kepala SMA YPPDK Gabungan Jayapura, Dr. Sandra G. Titihalawa, S.Pd., M.Si., mengatakan Pandora Cup tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan perebutan gelar juara. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan sekolah kepada masyarakat melalui aktivitas olahraga yang edukatif, kompetitif, dan menyenangkan.

Menurut Sandra, sekolah memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar memberikan pengetahuan akademik di dalam kelas. Sekolah juga harus menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, membentuk karakter, menumbuhkan kreativitas, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

“Sekolah bukan hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga tempat untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, menumbuhkan kreativitas, serta mempersiapkan generasi muda yang berprestasi dan mampu menghadapi masa depan,” ujar Sandra.

Ia menjelaskan, melalui Pandora Cup 2026, SMA YPPDK Gabungan Jayapura berupaya membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkembang, menunjukkan kemampuan, dan meraih prestasi melalui kegiatan positif.

Sandra berharap turnamen tersebut dapat menjadi momentum bagi para pelajar untuk mengasah keterampilan bermain futsal sekaligus membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

Menurut dia, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak usia sekolah karena menjadi bekal bagi pelajar untuk menghadapi tantangan, baik dalam dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

Sandra mengatakan, penyelenggaraan Pandora Cup 2026 memiliki sejumlah tujuan, salah satunya mengembangkan bakat dan minat pelajar di bidang olahraga, khususnya futsal.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kompetisi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama di antara para peserta.

Ia menilai, kompetisi olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk mengajarkan pelajar menerima kemenangan dan kekalahan secara dewasa. Para peserta juga belajar menghargai lawan, menaati peraturan, serta mengutamakan kepentingan tim dibandingkan ambisi pribadi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pelajar agar tidak hanya memiliki kemampuan bermain futsal, tetapi juga mempunyai karakter yang baik, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan mampu bekerja sama,” katanya.

Selain itu, Pandora Cup diharapkan dapat mempererat persaudaraan dan hubungan antarpelajar dari berbagai sekolah di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Persaingan di lapangan, menurut Sandra, harus tetap berada dalam koridor kompetisi yang sehat. Setiap tim diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengabaikan rasa saling menghormati.

Ia juga mengajak generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat. Melalui olahraga, pelajar diharapkan dapat mengembangkan kemampuan diri sekaligus menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menghambat masa depan mereka.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Pandora Cup 2026 adalah peluang bagi pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke SMA YPPDK Gabungan Jayapura, termasuk melalui program beasiswa bagi peserta didik berprestasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sandra mengatakan, kegiatan olahraga dapat menjadi salah satu pintu untuk mengenali potensi dan prestasi pelajar sejak dini.

Karena itu, turnamen ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanding, tetapi juga memperkenalkan lingkungan pendidikan SMA YPPDK Gabungan Jayapura kepada para siswa SMP dan MTs yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Menurut dia, pengembangan prestasi olahraga dan keberlanjutan pendidikan perlu berjalan beriringan. Pelajar yang memiliki bakat di bidang olahraga tetap harus memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan mempersiapkan masa depan.

“Kami berharap melalui Pandora Cup ini, SMA YPPDK Gabungan Jayapura dapat terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang, berprestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap semakin banyak pelajar mengenal SMA YPPDK Gabungan Jayapura sebagai lembaga pendidikan yang memberikan perhatian terhadap pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Program beasiswa bagi peserta didik berprestasi juga diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi.

Pandora Cup 2026 diselenggarakan selama sembilan hari, mulai 20 hingga 28 Oktober 2026. Kompetisi berlangsung dengan sistem pertandingan yang mengikuti jadwal, peraturan permainan, serta ketentuan yang ditetapkan panitia.

Sandra berharap kompetisi tersebut dapat berlangsung dengan tertib dan lancar hingga penutupan. Seluruh tim diminta mematuhi ketentuan pertandingan serta menjaga sportivitas selama turnamen berlangsung.

Keterlibatan sekolah-sekolah dari Kota dan Kabupaten Jayapura juga menjadi kesempatan untuk membangun interaksi positif antarpelajar melalui olahraga.

Dengan adanya turnamen ini, SMA YPPDK Gabungan Jayapura berharap pembinaan bakat futsal di kalangan pelajar dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet muda yang berpotensi melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.

Sandra, mewakili panitia pelaksana, menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi Kepala BPMP Provinsi Papua yang telah memfasilitasi penggunaan lapangan futsal secara gratis untuk pelaksanaan turnamen tersebut.

Menurut dia, dukungan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan kegiatan olahraga antarpelajar, terutama agar peserta dapat bertanding di tempat yang memadai.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura yang telah hadir membuka kegiatan sekaligus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen.

Sandra turut menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Protestan dan Katolik (YPPK), para alumni SMA YPPDK Gabungan Jayapura, serta keluarga besar sekolah yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Dukungan dari pihak swasta, termasuk PT Intan Pariwara dan Penerbit Erlangga, juga diapresiasi karena turut membantu terselenggaranya Pandora Cup 2026.

Ia mengatakan, kerja sama dan dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan bersama, tidak hanya dari sekolah, tetapi juga pemerintah, yayasan, alumni, orang tua, dan mitra pendidikan.

Sandra juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menjalankan turnamen tersebut.

Ia berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi SMA YPPDK Gabungan Jayapura untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat.

Melalui Pandora Cup 2026, sekolah ingin menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus jembatan untuk membuka kesempatan meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan.

Dengan demikian, keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari tumbuhnya semangat sportivitas, persaudaraan, kedisiplinan, dan motivasi belajar di kalangan generasi muda Jayapura.

(Har)