Surabaya, Teraspapua.com – Persipura Jayapura akhirnya meraih kemenangan perdana pada kompetisi Championship musim 2026/2027. Mutiara Hitam menundukkan De Red FC dengan skor 3-1 pada laga pekan keempat yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Persipura setelah melalui empat pertandingan pada awal musim. Manajemen klub menilai kemenangan atas De Red FC menunjukkan mulai terbentuknya chemistry dan kekompakan antarpemain.
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM), memberikan apresiasi kepada kapten, pelatih, dan seluruh pemain yang dinilai telah menunjukkan semangat juang sepanjang pertandingan.
BTM mengatakan kemenangan tersebut merupakan langkah awal bagi Persipura untuk terus mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi di klasemen.
“Kita meraih ini sebagai langkah awal. Kita mendapatkan poin yang sangat luar biasa,” kata BTM di Fave Hotel Sidoarjo, Sabtu (3/10/2026).
BTM yang menyaksikan langsung pertandingan bersama Ketua Harian Persipura Jayapura, Abisai Rollo, menilai para pemain mulai menemukan chemistry yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan kompetisi musim ini.
Menurut dia, kondisi tersebut harus terus dipertahankan, terutama melalui kedisiplinan individu, kekompakan, serta kebersamaan sebagai sebuah tim.
“Saya melihat kemarin menyaksikan langsung di lapangan bersama Ketua Harian Persipura Jayapura Abisai Rollo, anak-anak sudah menemukan chemistry yang luar biasa,” ujarnya.
“Tren ini akan naik terus dan harus dijaga dengan baik. Disiplin perorangan, kekompakan, dan kebersamaan tim harus dijaga,” sambung BTM.
Persipura sejauh ini telah menjalani empat pertandingan dan mengoleksi empat poin. Namun, BTM mengingatkan perjalanan Persipura masih panjang karena masih terdapat 23 pertandingan yang harus dijalani.
Ia meminta pemain tidak terlena dengan kemenangan atas De Red FC. Menurutnya, setiap pertandingan berikutnya harus dihadapi dengan konsentrasi dan persiapan yang lebih baik.
“Masih ada 23 pertandingan ke depan. Saya yakin dan percaya, dengan doa seluruh masyarakat Papua, para istri, orang tua, dan pencinta sepak bola Persipura Jayapura, kita bisa memberikan hasil yang terbaik,” katanya.
BTM juga memasang target tinggi bagi Persipura pada fase penyisihan. Ia berharap tim mampu meraih kemenangan dalam sejumlah pertandingan berikutnya sehingga peluang untuk lolos ke Liga 1 tetap terbuka.
“Saya harapkan dari sembilan pertandingan di partai penyisihan ini, kita doakan lima pertandingan bisa kita meraih hasil penuh,” ujar BTM.
Ia berharap hasil positif tersebut dapat terus dipertahankan ketika Persipura menjalani pertandingan kandang pada putaran kedua.
“Nanti di home pada putaran kedua kita bisa mempertahankan. Kalau lima pertandingan kita bisa menang, saya yakin kita akan lolos ke Liga 1. Itulah impian seluruh Persipura Mania maupun seluruh masyarakat Papua,” katanya.
BTM juga memberikan apresiasi khusus terhadap perjuangan pemain Persipura yang dinilainya tetap mampu menunjukkan karakter permainan meski harus bermain dengan 10 pemain.
Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan mentalitas dan kekompakan pemain di lapangan.
“Saya mengakui anak-anak yang bermain sangat luar biasa. Walaupun hanya bermain dengan 10 orang, anak-anak bisa menunjukkan skill dan tekniknya,” kata BTM.
Ia kemudian mengingatkan para pemain agar mengutamakan kepentingan tim dibandingkan kepentingan individu.
BTM menyebut prinsip tersebut sebagai “satu untuk 11 dan 11 untuk satu”. Menurutnya, setiap peluang harus dimanfaatkan untuk kepentingan tim agar peluang mencetak gol dapat menghasilkan kemenangan.
“Kalau ada peluang 99 persen, jangan hanya melihat diri sendiri. Kalau ada teman yang punya peluang mencetak gol, berikan kepada teman. Karena kemenangan itu adalah kemenangan kita bersama,” ujarnya.
Sebaliknya, kata dia, ketika Persipura mengalami kekalahan maupun bermain imbang, hasil tersebut juga harus diterima sebagai tanggung jawab bersama.
“Kalau kalah, itu kekalahan kita bersama. Kalau draw juga begitu. Sehingga kekompakan tim ini harus dijaga,” katanya.
BTM menilai kebersamaan yang mulai terlihat di dalam tim menjadi salah satu modal penting Persipura untuk menjalani pertandingan-pertandingan selanjutnya.
“Saya lihat anak-anak sungguh luar biasa. Kebersamaan mereka harus kita jaga ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, BTM juga menyinggung faktor kebersamaan di luar lapangan yang menurutnya turut membantu menjaga semangat pemain.
Ia berharap semangat dan kebersamaan tersebut dapat menjadi energi tambahan bagi pemain ketika kembali menghadapi pertandingan berikutnya.
BTM juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Papua, Persipura Mania, keluarga pemain, serta seluruh pencinta sepak bola Persipura.
“Saya memohon doa seluruh masyarakat Papua, pencinta Persipura Jayapura, para istri dan anak-anak pemain,” katanya.
Menurut BTM, musim ini menjadi pengalaman baru bagi sebagian pemain Persipura karena harus meninggalkan keluarga dan menjalani pertandingan di luar Papua.
“Ini baru pertama terjadi bagi anak-anak kita. Mereka keluar meninggalkan istri untuk bermain di luar Papua. Ini baru pertama kali terjadi pada tim Persipura Jayapura,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh elemen tim untuk saling memberikan dukungan agar pemain dapat tetap fokus menjalani kompetisi.
BTM meyakini Persipura telah menemukan pola kebersamaan yang dapat menjadi modal untuk menghadapi tim-tim berikutnya.
“Saya yakin dan percaya pertandingan-pertandingan berikutnya kita bisa mendapatkan hasil yang baik karena kita sudah menemukan chemistry,” katanya.
Meski mengapresiasi kemenangan atas De Red FC, BTM meminta para pemain tidak cepat puas. Menurutnya, kemenangan pada pekan keempat baru menjadi awal dari perjalanan panjang Persipura untuk mengejar target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Ia meminta pemain segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya dan memperbaiki berbagai kekurangan yang masih terlihat.
“Saya harapkan seluruh tim jangan puas dengan hasil ini. Jangan puas dengan kemenangan ini dulu. Mari kita tatap pertandingan berikutnya dan siap lagi,” kata BTM.
Ia menegaskan seluruh tim peserta kompetisi memiliki ambisi yang sama untuk meraih kemenangan. Karena itu, Persipura harus terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas permainan.
“Semua tim berjuang untuk menang. Jangan kita terlena dengan kemenangan ini. Mari kita memperbaiki tim supaya pertandingan ke depan kita bisa menghasilkan hasil yang baik,” ujarnya.
Kemenangan 3-1 atas De Red FC kini menjadi momentum bagi Persipura untuk membangun tren positif. Dengan kompetisi yang masih panjang, Mutiara Hitam dituntut menjaga konsistensi permainan, kekompakan tim, serta fokus pada setiap pertandingan demi mewujudkan target kembali ke Liga 1.
(Har)










