Halal Bi Halal HIPPMI Kei Provinsi Papua Untuk Memupuk Kebersamaan Dalam Bingkai Ain Ni Ain

Jayapura, Teraspapua.com – Himpunan Pemuda Pelajar Dan Mahasiswa atau HIPPMI Kei Provinsi Papua menggelar Halal Bi Halal di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (11/5/2024.

Tema yang diangkat pada momen ini, “Halal Bihalal Hippma Provinsi Papua 2024 dapat memperkokoh ain ni ain guna menjawab cita-cita leluhur dalam tantangan global.”

Ketua HIPPMI Kei provinsi Papua Soleman Ur mengatakan, Halal Bi Halal digelar saat ini adalah untuk memupuk kebersamaan dalam bingkai ain ni ain. Jadi, di manapun kita berada kita tetap memupuk rasa kebersamaan di antara satu sama lain.

“Artinya kita di rantau atau mau dimanapun, kita semua adalah satu. Jadi kita dahulukan dulu adat baru agama di mana adat itu dikemukakan di awal,” kata Soleman.

Dikatakan, makna dari Halal Bi Halal yang dilaksanakan saat ini, dimana proses Pileg yang sudah kita lewati bersama, ada perbedaan pendapat atau pilihan, berbagai macam kegiatan-kegiatan yang sifatnya bersebrangan, maka hari ini kita berkumpul bersama satu sama lain, sehingga kerukunan dan kebersamaan sebagai ain ni ain tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara Ketua Mas Kei provinsi Papua, Najaruddin Tuatubun mengatakan, kegiatan Halal Bi Halal yang diprakarsai oleh HIPPMI Kei Provinsi Papua hari ini adalah kegiatan yang sangat positif.

“Kami sebagai pengurus Maskei Provinsi Papua memberikan apresiasi yang tinggi kepada anak-anak muda yang punya semangat, inisiatif, inovasi untuk melakukan kegiatan yang sudah beberapa tahun terakhir kegiatan ini tidak dilakukan oleh Maskei baik kota maupun Provinsi,” ujarnya.

Dikatakan, Halal Bi Halal ini digelar, dalam rangka Idul Fitri 1445 Hijriah, untuk bagaimana orang Kei yang ada di kota, orang tua anak-anak muda bersatu untuk membangun kedamaian di tanah Papua khususnya di kota Jayapura.

Silaturahmi ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan ain ni ain, bagi falsafah hidup orang Kei, bahwa semua yang hidup tidak ada batas, agama, kepercayaan tidak ada batas, ain ni ain adalah simbol hidup falsafah bagi orang Kei kapan dan di mana saja di hidup.

“Untuk itu hari ini, momen ini adalah wujud dari kebersamaan orang-orang Kei dalam melaksanakan dan merayakan Halal Bi Halal dan sekaligus mewujudkan rasa ain ni ain dalam kehidupan bermasyarakat di tanah Papua,” jelasnya.

dan ini sekaligus untuk mewujudkan apa yang dicita citakan oleh leluhur untuk memberikan perdamaian, kesejukan bagi orang Papua, dulu sampai hari ini dan orang kaya sudah wujudkan dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh baik pemuda, orang tua di pemerintahan maupun legislatif,” tandas Najaruddin.

(Har/Ricko)