Gerakan Pramuka Diminta Jadi Garda Terdepan Atasi Hal-Hal Negatif

Ka”Kwarda Papua, Ka Kristhina R. I. Luluporo, S.IP.,M. AP saat membacakan sambutan Ka”Kwarnas Komjen Pol (Purn) Drs, Budi Waseso pada peringatan HUT Robert Stephenson Smith Baden Powell ke – 165 Tahun.

Jayapura, Teraspapua.com – Dunia yang semakin modern ini justru melihat semakin banyak kekerasan, baik dalam bentuk fisik maupun yang disampaikan secara verbal melalui dunia maya.

“Ujaran kebencian, kabar bohong atau hoax, sikap tidak saling menghormati bahkan kepada para Pemimpin Negara kita, semakin kesini, semakin menjadi-jadi,” kata Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Papua, Ka Kristhina R. I. Luluporo, S.IP.,M. AP saat membacakan sambutan Ka”Kwarnas Komjen Pol (Purn) Drs, Budi Waseso pada peringatan HUT bapak pandu sedunia Robert Stephenson Smith Baden Powell ke – 165, di pelataran rumah jabatan Wali Kota Jayapura, Jumat ( 25/2).

Hal ini lanjut Kristhina, belum termasuk semakin maraknya kenakalan dan terjadinya peningkatan kriminalitas, termasuk diantaranya pornografi serta penyebaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs, Budi Waseso mengajak Gerakan Pramuka harus terus menjadi garda terdepan untuk membantu Pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi hal-hal negatif semacam itu.

“Para anggota Pramuka sejak usia dini harus dididik untuk menghindari kekerasan dan mengutamakan persaudaraan serta cinta damai,” katanya..

Yang terpenting menurutnya, menjahui kriminalitas, pornografi dan narkotika serta obat-obatan terlarang. Selain kekerasan dan kriminalitas, penting pula diingat bahwa kita masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Marilah, kita mengikuti jejak Baden Powell dalam mebantu menciptakan dunia yang lebih baik, yaitu dengan ikut serta membantu menanggulangi pandemic Covid-19.

“Cara yang dapat dilakukan antara lain dengan patuih pada protokol kesehatan serta menaruh empati dan simpati kepada mereka yang terdampak akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Untuk itu kata dia, kita harus siap dan sigap membantu sekitar kita yang terdampak, sekaligus tetap menjaga kesehatan diri kita dengan mematuhi protocol kesehatan dimanapun berada.

Ditekankan, Semoga setiap upaya yang kita lakukan bagi kaum muda, senantiasa mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.

Lebih lanjut dikatakan, Gerakan kepanduan sedunia atau World Organization of ythe Scout Movement (WOSM), memiliki sloga “Scouts, creating a better world” yang apabila diterjemahkan kurang-lebih artinya :”Para Pramuka, Membantu menciptakan Dunia Yang Lebih Baik.

Selamat memperingati Hari Baden-Powell ke 165 tahun. Satu Pramuka untuk Satu Indonesia. Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia,” pungkasnya.

Sementara dalam sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP., MH selaku Ka”Mabida yang disampaikan oleh Staf ahli bidang SDM Elsye P.Rumbekwen Spi, M.,Si mengingatkan semua anggota pramuka jangan terlibat dalam politik praktis.

Dan pada saat pertemuan-pertemuan saya harapkan, tidak membawa paham-paham yang dapat merusak hubungan kekeluargaan yang baik ini.

Semoga kita tetap tetap dalam koridor yang telah digariskan,” tandasnya.

(Har)