Otsus Jilid Satu Turun ke Kampung, Ondoafi Tidak Diperdayakan

Yans Mallo, Ondoafi Skow Mabo

Jayapura, Teraspapua.com – Dalam rangka mengelola dan Otsus jilid dua secara efektif, efisien dan transparan, Pansus Otsus DPRD Kota Jayapura mengundang para Ondoafi untuk memberikan pendapat.

Pantauan Teraspapua.com, saran,masukan serta kritikan menghujani forum yang dipimpin oleh ketua Pansus Mukri Maurits Hamadi di Hotel Horison Ultima Entrop, Sabtu ( 20/10/2022) itu.

Yans Malo, Ondoafi Skow Mabo blak blakan menyoroti aliran dana Otsus jilid satu, yang menurutnya, miliar dana turun ke kampung, namun Ondoafi tidak diperdayakan.

Karena uang ini, membuat pemerintahan Kampung mengelabui struktur kelembagaan adat. Maka masyarakat adat yang tadinya harus mengakui adat berbalik mengakui pemerintah.

“Otsus jili satu, dana miliaran turun ke kampung, dan kami Ondoafi tidak diperdayakan,” terang Yans Mallo.

Lanjut diungkapkan Yans, pemerintah langsung meluncurkan dana kepada sasarannya, pemerintahan kampung maka Ondoafi jadi budak di atas negerinya sendiri.

Menurut Yans, Tahun 2003 kepala kampung tidak akan memberikan dana kepada Ondoafi, hal itu sudah nyatakan kepada masyarakat. “Dia siapa”, Tanya Yans Mallo.

“Ini kenyataan di kampung, dana miliaran turun di kampung, SDM masyarakat tidak diperdayakan.Yans Malo tegaskan, kembalikan harga diri kami, supaya kami sendiri mengatur negeri,” cetusnya.

Yans menambahkan, di Kampung saya (Skow Mabo-red) paling tinggi itu miras, narkoba dan ganja. Maka oleh pemerintah kota dua kampung di distrik Muara tami tercoreng dan merah, yaitu Kampung Skow Mabo dan Mosso.

Untuk itu Yan Malo minta kembalikan harga diri, supaya kami mengurusi hal-hal itu,” sambungnya.