Dua Hari, Warga Kota Jayapura Kena Musibah Kebakaran

Jayapura, Teraspapua.com – Tiga kepala keluarga yang berada di Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Harus rela tinggal di tempat pengungsian, setelah rumah mereka habis di lahap api, pada peristiwa kebakaran yang terjadi pada, Kamis (02/11/2023) pukul 00:23 WIT.

Dari keterangan ketua RW 01 Kelurahan Tanjung Ria, Arius Wayoi menyebutkan. Api berasal dari obat nyamuk bakar yang jatuh menyentuh kelambu dan terbakar.

banner 325x300banner 325x300

“Menurut informasi dari Deni Rumbekwan selaku pemilik rumah, ketika mereka bakar obat nyamuk, terus obat nyamuk jatuh ke kelambu dan akhirnya terbakar,” jelas Waroy.

Dirinya menambahkan, ada 3 KK dalam satu rumah yang mengalami musibah tersebut, dengan jumlah penghuni rumah sebanyak 27 orang.

Sementara itu Pj. Sekda kota Jayapura, Robby Kepas Awi yang meninjau lokasi kebakaran bersama beberapa OPD mengatakan, langkah pertama yang diambil adalah membangun tenda untuk tempat berlindung sementara, bagi warga yang mengalami musibah

“Kami dengan OPD teknis dari dinas Sosial, Pendidikan, Kesehatan, PUPR dan Badan Bencana, akan mendirikan tenda dan memberikan makanan cepat saji, serta mendata kerusakan, sesuai dengan yang dibutuhkan oleh OPD teknis.” Papar Robby Awi.

Dikatakan, penanganan yang dilakukan oleh pemerintah kota akan berlangsung selama 5 hari, sesuai dengan prosedur penanganan bencana kota Jayapura

Robby Awi menambahkan OPD teknis akan mendata semua kerugian yang ditimbulkan akibat musibah kebakaran tersebut, baik yang di Jayapura utara maupun yang terjadi kemarin di Jayapura Selatan, yang nantinya akan dilaporkan kepada Pejabat Walikota Jayapura, untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

Pada kesempatan ini, Robby Awi menghimbau kepada warga kota Jayapura untuk selalu berhati-hati, dengan kondisi cuaca Kota Jayapura yang sedang mengalami musim kemarau.

Selain itu dirinya juga meminta warga agar menggunakan orang yang sudah mahir dalam bidang kelistrikan, saat akan melakukan pemasangan meteran listrik di rumah, sehingga tidak terjadi kesalahan yang nantinya mengakibatkan arus pendek listrik dan terjadi kebakaran.

“Kita berharap keluarga yang mendapat musibah tetap semangat karena ini cobaan. Karena itu pemerintah hadir dengan dukungan OPD teknis, untuk memberikan kekuatan kepada warga.” Pungasnya.

(elo)