Jayapura, Teraspapua.com – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano secara resmi melaunching mesin Anjungan Dukcapil Mandiri(ADM), aplikasi Sistem Identifikasi Data Korban Kecelakaan berbasis NIK ( SIDAK – NIK) di parkiran utama main hall setempat, Selasa (23/03/2021).
Selain itu, dilakukan penandatanganan kerjasama dengan Jasa Raharja. Hadir Kepala PT. Jasa Raharja Papua dan Papua Barat Tamrin Silalahi, Wakil Wali Kota Rustan Saru, Sekda Frans Pekey dan sejumlah pimpinan OPD setempat.
Wali Kota Benhur Tomi Mano dalam sambutan mengatakan seluruh Indonesia baru ada 7 daerah yang memiliki inovasi dari Dirjen dukcapil (Anjungan Dukcapil Mandiri ) sementara di Provinsi Papua baru dua yaitu Kabupaten Timika dan kota Jayapura.
Menurutnya, mesin Anjungan Dukcapil Mandiri sangat cocok di masa pandemi, agar kita tidak bertatap muka, namun dengan sistem ini tentu mempermudah pelayanan dan membahagiakan masyarakat.
“Hari ini kita terus bergerak cepat karena semakin majunya teknologi dan informasi, juga menjadi faktor yang mengubah peradaban secara cepat,” ujarnya.
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia banyak memberikan dampak positif, antara lain mudahnya dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan kapanpun dan dimanapun kita berada.
“Kita terus diamati, diawasi oleh Ombudsman Papua, sehingga dari seluruh Indonesia Kota Jayapura berada pada posisi 8 dalam pelayanan public,” ungkapnya.
Lanjut Wali Kota, kita terus berusaha jadi yang terbaik, di beberapa dinas itu sudah berada pada zona hijau. Dan ini saya minta pak wakil dorong OPD untuk terus melakukan pelayanan yang terbaik, excellent, cepat, tepat efektif, efisien transparan dan akuntabel kepada masyarakat.
“Perkembangan IT, dikatakan Wali Kota, telah masuk ke seluruh kehidupan manusia. Teknologi membuat segalanya menjadi lebih mudah. Tak ketinggalan berkaitan dengan indentifikasi korban Lakalantas, perkembangan dan IT dalam pelayanan publik jelas akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” papar BTM.
Ditambahkannya, teknologi memberikan kemudahan implementasi dan pelayanan apa pun menjadi lebih mudah, termasuk layanan Adminduk. dan sekarang semuanya gratis.
Wali Kota juga minta, Dukcapil terus berbenah diri, melakukan inovasi baru untuk pelayanan yang juga membahagiakan masyarakat.
“Dengan pelayanan online, maka masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke Dukcapil untuk mengecek dokumen yang diurusnya dan akan membuat pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” cetusnya.
Menurutnya, inovasi ini juga dapat meminimalisir kehilangan berkas dokumen kependudukan. Dukcapil go digital bukan saja layanan adminduk yang bertambah baik, namun akan terbangun budaya birokrasi yang baru dan tata kelola pemerintahan yang lebih berkualitas,” pungkasnya.
Dalam laporannya Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Andi Rahmiwati mengatakan, diluncurkannya Anjungan Dukcapil Mandiri ini didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring.
Menindak lanjuti hasil Rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dukcapil tahun 2019 yang bertemakan ” Dukcapil Go Digital”
Dilaporkan Andi Rahmiwati mesin ADM merupakan mesin yang bisa mencetak dokumen kependudukan berupa KTP – el, Kartu Keluarga, KIA, dan Akta Pencatatan Sipil. “Ini merupakan terobosan yang memuahkan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi ini,” kata Andi.
“ADM dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan cepat, mudah, gratis dan berstandar sama tanpa diskriminasi. Tidak mempersulit jarak dan waktu serta membahagiakan masyarakat sejalan pula dengan adaptasi kebiasaan baru,” ujarnya.
Dikatakannya, dengan adanya mesin ADM, beragam pelayanan adminiatrasi kependudukan semakin mudah dan cepat. Masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan bisa langsung ke kantor dukcapil mengurus lewat online, bahkan sekarang bisa melalui mesin ADM
Kemudian, pemanfaatan aplikasi SIDAK – NIK adalah sistem identifikasi data korban kecelakaan berbasis NIK, merupakan inovasi berbasis IT.
Sebagai bentuk sinergi antara PT. Jasa Raharja dengan Dukcapil dalam rangka, upaya percepatan pelayanan pemberian jaminan dan perlindungan terhadap korban lakalantas yang tidak bisa menunjukkan atau belum memiliki dokumen identitas resmi secara lengkap.
Kemudian, meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen admimistrasi kependudukan. Penertiban surat identitas sementara bagi korban lakalantas lakalantas yang belum memiliki Dokumen identitas secara lengkap.
Lanjut Andi Rahmiwati, penandatanganan PKS dengan tujuan untuk melaksanakan kerjasama dan pemanfaatan aplikasi SIDAK – NIK dari Jasa Raharja.
Sementara untuk mendapatkan hak akses untuk keperluan pendaftaran dan pelaporan data korban laka Lantas tanpa identitas secara akurat dan tepat.
Selanjutnya, menerima hasil validasi data dalam bentuk surat identitas. Sementara korban Lakalantas berbasis NIK dan Dukcapil, menerima kelengkapan persyaratan guna penerbitan akta kematian dalam hal korban Lakalantas meninggal dunia.
Menerima kelengkapan berkas persyaratan guna penertiban dokumen kependudukan bagi korban Laka Lantas yang tidak memiliki dokumen Adminduk secara lengkap.
Kepala PT Jasa Raharja Papua dan Papua Barat Tamrin dalam sambutan juga mengatakan, pelayanan terbaik kepada masyarakat ini adalah manifestasi dari undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.
“Pelayanan publik itu telah merupakan wajah kehadiran negara kepada masyarakat. Misalnya pelayanan publik yang tidak bagus kita berikan, tercapai customer satisfaction index pasti akan rendah tetapi kalau kita memberikan pelayanan publik yang baik maka itu akan tinggi.
Salah satu kegiatan yang kita lakukan pada hari ini adalah bagaimana kita meningkatkan customer satisfaction index,” imbuhnya.
Mewujudkan pelayanan publik yang baik, membutuhkan komitmen dari seorang pimpinan. Hal itu sudah dilakukan oleh Wali Kota, yang tentu komitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Let/Rick).










