Sarmi, Teraspapua.com – Dalam rangkaian safari politik di Kabupaten Sarmi, Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), melakukan kunjungan dan menyapa langsung masyarakat di wilayah Pantai Barat Sarmi, Papua, pada Kamis (3/7/2025).
BTM hadir bersama istrinya, Ibu Kristhina Luluporo Mano, Ketua Komisi IV DPR Papua Joni Y. Betaubun, serta Ketua DPR Kabupaten Sarmi Muhamad Asari Tiris.
Kedatangan rombongan disambut hangat masyarakat adat dengan arak-arakan budaya khas Arbais Sarmi, sebagai bentuk penghormatan terhadap calon gubernur Papua yang datang membawa harapan baru bagi daerah tersebut.
Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Adat wilayah Pantai Barat Sarmi menyampaikan ucapan selamat datang kepada BTM dan rombongan, sekaligus menyampaikan pernyataan sikap dari masyarakat adat suku Armati-Sirawa yang siap memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Benhur Tomi Mano–Constant Karma (BTM–CK).
“Kami, masyarakat adat suku Armati-Sirawa, menyatakan sikap siap mendukung penuh pasangan BTM–CK. Kami percaya, beliau mampu membawa perubahan nyata bagi Sarmi,” ujar Ketua Dewan Adat dalam sambutannya.
Dalam orasinya, BTM mengenang kunjungan pertamanya pada 22 Juni 2022, saat ia menyerahkan bantuan sepeda kepada anak-anak sekolah di halaman Kantor Klasis. Kini, dalam kunjungan keduanya, ia kembali menyoroti kerusakan jalan dari arah Kota Sarmi menuju wilayah Pantai Barat.
“Saya lihat sendiri jalan masih rusak parah dan belum diaspal. Padahal tiga tahun lalu saya sudah datang membawa bantuan atas nama Ibu Menteri Sosial. Maka hari ini, saya tegaskan: jika saya menjadi Gubernur Papua, jalan dari Arbais sampai ke Kota Sarmi akan diaspal mulus!” tegas BTM yang disambut sorak suka cita masyarakat.
Ia juga berjanji akan membangun jembatan permanen, memasang lampu jalan, dan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar lainnya. Di hadapan masyarakat, BTM memperkenalkan Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, yang memiliki tanggung jawab khusus menangani pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, air bersih, listrik, dan perumahan.
BTM menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah terpencil seperti Apawer. Salah satu program unggulan yang ia canangkan adalah pembangunan BTS (Base Transceiver Station) untuk menghadirkan internet gratis bagi anak-anak sekolah.
“Anak-anak kita harus bisa belajar dan akses internet. Maka saya akan pasang BTS di Apawer agar mereka tidak tertinggal,” katanya.
Selain internet, BTM juga berjanji akan menyediakan bus sekolah untuk mempermudah akses pelajar menuju sekolah, serta memastikan pelayanan kesehatan menjadi lebih baik seiring pembangunan infrastruktur jalan yang layak.
Dorong Ekonomi Kerakyatan: Bantuan Ternak dan Pembentukan Kelompok Usaha
Untuk menunjang ekonomi rumah tangga, terutama di kampung-kampung, BTM akan memberikan bantuan babi satu pasang dan ayam petelur kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok-kelompok usaha.
“Kami ingin ekonomi rakyat bergerak dari rumah. Bantuan ini akan diberikan dalam bentuk kelompok, agar mereka bisa mandiri dan sejahtera,” jelasnya.
BTM juga menyampaikan rencana strategisnya untuk melakukan pemekaran wilayah, yakni pembentukan Kabupaten Apawer Raya dan Kabupaten Sarmi Timur. Pemekaran ini, menurutnya, akan memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan kepada masyarakat serta mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah terpencil.
“Anak-anak Apawer harus jadi lurah, camat, bupati. Harus bisa memimpin negerinya sendiri. Kita akan siapkan pendidikan, bahkan sekolah pemerintahan seperti APDN agar lahir pemimpin-pemimpin masa depan dari tanah ini,” ucap BTM optimis.
Menutup orasinya, BTM kembali mengajak masyarakat Sarmi untuk bersatu dan menyalurkan suara secara cerdas dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua pada 6 Agustus 2025 mendatang.
“Tetapkan hati, Bapak-Ibu. Tanggal 6 Agustus, datang ke TPS, coblos nomor 1 – BTM dan Constant Karma. Kami datang bukan hanya membawa janji, tapi membawa program dan kerja nyata,” pungkasnya.
(Har/Nov).








