Jayapura, Teraspapua.com – Yayasan Pembangunan Air Bersih Masyarakat dan Konservasi Lingkungan Hidup (YAPABMAS-KLH) provinsi Papua bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua mengadakan penghijauan di kali Kotaraja, Belakang kodam XVII Cenderawasih
Kegiatan ini bertemahkan ” Selamatkan Sumber Air Untuk Kehidupan”.
Ketua Yayasan Obeth Demetouw mengatakan, kegiatan ini di dukung penuh oleh BWS Papua, sehingga kami menanam 5000 pohon dengan titik tanam yang oleh masyarakat di sebut gunung botak.
Di bawa gunung botak ada sungai Kotaraja dan aliran sungai yang mengarah ke Ajendam. Itulah yang di reboisasi.
“Walaupun Yayasan ini baru terbentuk, tetapi kami berkomitmen untuk melakukan penanaman sekaligus perawatan sampai ada hasil yang terlihat,”ungkapnya, Kamis (1/10/2020).
Bahkan lanjut Obeth, pengurus berkomitmen untuk perawatan akan menjadi fokus kami, sehingga rumah perawatan perlu kami siapkan.
“ Gunung ini disebut gunung botak, karena memang sudah gundul akibat penebangan liar oleh masyarakat untuk berkebun,” terangnya.
Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini dimulai sejak Rabu, (23/9/ 2020 lalu dan akan berjalan sampai 5000 pohon semuanya di tanam.
“Kami mengalami kendala karena baru memulai, tetapi bersyukur Kepala BWS Papua mensuport kami sehingga kegiatan pengangkutan, penggailan dan penanaman terus berjalan sampai saat ini.
Menurut dia, Jarak dari Kodam ke lokasi tanam kurang lebih 1,5 KM sehingga memerlukan tenaga angkut.
Lanjut disebutkan, kegiatan ini juga merupakan kegiatan awal untuk memperkenalkan Yayasan ini kepada publik.
Tetapi secara khusus kepada instansi Pemerintah maupun Swasta yang bergerak di bidang pengelolaan air maupun mutan baik di provinsi maupun kabupaten dan kota ,”tambah Obeth.
“Kami berharap dukungan penuh dari instansi, lembaga terkait berupa saran, nasehat serta arahan karena kami masi baru,”akuinya.
Hal itu sangat penting, sehingga menjadi modal kami bersama lembaga lain dalam rangka turut menyelamatkan sumber-sumber air maupun hutan.
Sementara itu, kepala BWS Papua Nimbrot Rumaropen,ST.MT melalui Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Alam Papua Ariston Samosir, ST.MT memberikan apresiasi atas sinergitas yang di bangun oleh Yayasan bersama BSW.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus di lakukan. Kami baru kembali dari beberapa daerah Kabupaten dan kemarin melakukan penanaman sagu di Sentani,”ujarnya.
Menurut dia, Kegiatan seperti ini kita lakukan dalam rangka Gerakan Nasional Kemiteraan Penyelamatan Air.
Saya berterima kasih dan kami selalu dukung apa yang dikerjakan, dan kordinasi seperti ini terus dibangun,”pungkasnya.
(Ric)








