banner 325x300

Dua Remaja Asal Kota Jayapura Wakili Papua di Ajang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Mathias B Mano, S.Par.M.Kp, Sekertaris Dinas, kepala seksi promosi wisata Dispar Kota Jayapura, Johana pose bersama kedua peserta P3N 2021, Fadhlun Munir Pauspaus dan Yokbet Merauje

Jayapura, Teraspapua.com – Yayasan EL JOHN Indonesia melalui unit kerjanya EL JOHN Pageant mulai menyelenggarakan karantina perdana pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara (P3N) 2021, Rabu (10/2/2021) secara virtual.

Tahun ini, pemilihan P3N mengambil tema “Revival of Indonesia Tourism” atau Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Fadhlun Munir Pauspaus dan Yokbet Merauje asal Kota Jayapura jebolan Tan dan Monj atau putra-putri Pariwisata Kota Jayapura tahun 2019 yang mewakili Provinsi Papua pada ajang tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Mathias B Mano, S.Par.M.Kp atas nama pemerintah kota Jayapura menyampaikan terima kasih kepada El John Pageants Indonesia yang boleh melaksanakan pemilihan putra-putri pariwisata Nusantara.

“Ini adalah satu langkah besar yang diambil EL JOHN Pageant, di saat keterpurukan ekonomi Indonesia di sektor Pariwisata,” ujarnya ketika dikonfirmasi Teraspapua.com saat menerimah kedua peserta di ruang kerjanya, Selasa ( 16/2/2021).

Menurut pria yang akrab disapah Bentar itu, ajang ini merupakan salah satu kebanggaan untuk kita, karena ada perwakilan yang bisa mewakili Tanah Papua. Sekaligus mempromosikan dan menjadi duta untuk menggairahkan ekonomi di wilayah itu.

Dikatakan Bentar, kedua putra-putri pariwisata asal kota Jayapura ini akan bersaing dengan para kontestan lain di Indonesia. Mereka merupakan perwakilan pertama asal dari Papua semenjak tahun 2018 P3N digelar.

“Jadi belum ada perwakilan dari Papua selama ini, namun kedua remaja asal kota Jayapura ini mewakili Papua untuk yang pertama. Ini menjadi kebanggaan kita semua karena anak-anak ini bisa mengambil bagian dalam kompetisi nasional yang bersifat internasional,” ujarnya.

Kita sama-sama mendoakan, semoga mendapat hasil yang terbaik,” imbuhnya.

Bagi pemerintah kota Jayapura apapun yang didapatkannya itulah yang terbaik, tapi buat kami yang terbaik adalah bagaimana menjadi duta untuk menggairahkan kembali perekonomian khususnya di sektor pariwisata,” pungkasnya.

Sementara itu kepala seksi promosi wisata Dispar Kota Jayapura, Johana Sopacua mengatakan ajang pemilihan P3N ini untuk menemukan duta-duta pariwisata yang bisa membangkitkan kembali pariwisata Indonesia.

“Jadi lewat challenge-challenge, seperti social media campaign kemudian ada video – video virtual yang harus mereka posting tentu semuanya terkait dengan fokus ide-ide kreatif untuk membantu Revival of Indonesian tourism,” tuturnya.

Menurutnya, semua peserta diminta agar lebih kreatif dalam menemukan minat, sesuai dengan tema yang diberikan oleh pihak penyelenggara.

Peserta Yokbet Merauje dalam keterangan pers mengakui dia bersama temannya dikirim oleh Dinas Pariwisata Kota Jayapura untuk mengikuti ajang pemilihan yang bergengsi yang diselenggarakan oleh El John Pageants.

“Puji Tuhan, kami berdua terpilih mewakili Provinsi Papua. Ini memasuki minggu kedua masa karantina. Sementara karantina pertama sudah selesai diikuti sejak pekan kemarin,” terangnya.

Mahasiswi semester VI UTI jurusan ilmu komunikasi ini juga menuturkan, ada beberapa tantangan yang diberikan. Challenge yang diberikan yaitu onebox yang diupload di Instagram. Dan kami dari Papua sudah melakukan star lebih awal dari semua provinsi.

Lanjut dikatakan, ketika challenge yang diberikan oleh panitia pemilihan, Papua lebih awal lakukan itu. Ada penilaian oleh panitia melalui Google form, dimana kami harus mengisi setiap data atau dokumentasi selama melakukan karantina virtual.

Rabu tanggal 17 Februari kami akan mengikuti karantina virtual kedua. Ditambahkan untuk mengikuti ajang ini tentu para peserta harus memahami tentang dunia Pariwisata.

Peserta Putra, Fadhlun Munir Pauspaus juga mengatakan, selama karantina virtual berlangsung di masa pandemi Covid – 19. Tetapi challenge-challenge yang diberikan cukup banyak. Salah satu yang sudah kita lakukan adalah social media campaign.

Mahasiswa Uncen semester IV falkutas Ilmu pemerintahan ini juga menambahkan, untuk minggu pertama dilakukan promosi Revival of Tourism di cafe waffle Holtekamp. Kemarin di Kampung Kayo Pulo. Untuk mempromosikan dermaga Hinata jeh,” pungkasnya.

(Let)

  • Bagikan