Jayapura,Teraspapua.com – Kita dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta ingin melihat Indonesia secara utuh, walaupun kita legislatif di tingkat lokal tapi pada prinsipnya kami ingin melihat bahwa Indonesia adalah satu kesatuan,” ujar ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan
Bulan lalu pihaknya sudah berkunjung ke DPRD Sabang,dan hari ini kami berada di ujung timur Indonesia yaitu Papua. inilah kerinduan kami sebagai salah satu wujud melihat Indonesia secara utuh.
Terkait dengan kunjungan kerja kami ke DPR Papua, untuk melakukan studi banding mengenai mekanisme pengelolaan keuangan Daerah sesuai dengan kearifan lokal dan kekhususan Papua. salah satu spesifik Papua dan DKI Jakarta sama-sama status sebagai daerah khusus.
Walaupun kekhususan itu berbeda latar belakangnya. Kalau kekhususan DKI sebagai daerah khusus ibu kota, dan Papua kekhususannya diatur oleh UU Otsus. Yang perlu dievaluasi supaya bagaimana lebih tepat sasaran supaya bisa menjangkau harapan yang diinginkan melalui Otsus tersebut.
“Jadi, saya kira itu adalah satu manfaat yang kita peroleh disini, sekaligus juga dari pertukaran pengalaman akan semakin memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan kita,”imbuhnya.
Ketika ditanya kesan sewaktu berada di Papua, Nainggolan mengungkapkan kesan kami setelah tiba di Papua dan pertama kali melihat seperti cinta pandangan pertama.

Karena sepanjang jalan mulai dari Bandara Sentani hingga tiba di Kota Jayapura keindahannya sungguh bagus dan bersih aman dan nyaman. Sehingga ini menepis isu-isu yang kurang sesuai dengan kenyataan atau anggapan masyarakat di luar Papua.
“Seperti kata Bung Karno, untaian zamrud di Khatulistiwa, salah satu zamrud itu adalah Papua,” pungkasnya.
Sementara itu Wakil ketua Bapemperda DPR Papua, Neolion Katouki memberikan apresiasi atas kunjungan dari Bapemperda DPRD DKI Jakarta.
Hal ini memberikan banyak masukan bahkan saran kepada kami di Bapemperda DPR Papua dalam menyusun berbagai regulasi, terutama mengenai mekanisme pengelolaan keuangan Daerah, terangnya.
Lanjut kata Katouki, Ini adalah upaya yang sangat luar biasa untuk kita memadukan pemahaman dan memberikan banyak saran kepada kami.
“Sehingga saran itu bisa menjadi referensi untuk menambah bila ada aspek-aspek yang belum terpenuhi bisa dapat kami penuhi, bahkan mereka juga sama,” tandasnya.
(tp-02)









