Jayapura, Teraspapua. com – HIdup di zaman sekarang ini, tentu harus memiliki pekerjaan yang bisa mendukung kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi semuanya serba uang dan mahal.
Kendati begitu, tentu tidak menyulutan semangat Dani Keroman untuk berusaha sebagai penjual pentolan keliling, tentu dia harus meninggalkan rasa ego dan malu.
Dani awalnya menjual pentolan keliling seputaran sentani, dari gerobak dan sekarang sudah menggunakan motor.
Sebut saja Dani Keroman, anak Papua asal Yahukimo belajar mandiri, menjadi penjual pentolan untuk mencukupi kebutuhan biaya kuliah di Kampus Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani
Selain untuk kebutuhan biaya semester, tapi juga untuk biaya foto copy materi kuliah dan uang makan.
“Saya berjualan sendirian, namun belum menguasai jalur atau tempat keramaian jadi saya harus berkeliling,” kata Dani, Senin (17/04/2023) kepada Teraspapua.com di depan pertokoan jalan utama Doyo Depapre Kabupaten Jayapura.
Bahkan dirinya belum mempunya pengalaman, sehingga harus mengikut temannya Yakunus Magai selaku senior kampus.
“Selain menjual keliling di seputaran sentani, kita juga berjualan di kampus sambil kuliah,” tuturnya.
Kata dia sudah empat bulan cuti semester, hanya untuk berjualan pentolan demi mencari tambahan uang untuk kembali kuliah di tahun 2023,”Ucap dia.
Diapun menambahkan, dengan usaha seperti ini, saya bisa menabung untuk kuliah dan target saya sudah pasti,” pungkasnya.
MF








