Deklarasi Dukung di Pantai Base-G, Tim Garuda Nusantara Bertekad Memperjuangkan Kemenangan BTM-CK Secara Total

Jayapura, Teraspapua.com – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025, dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK), terus mengalir.

Salah satunya datang dari Tim Kerja Garuda Nusantara Provinsi Papua yang secara resmi menyatakan dukungan penuh mereka kepada pasangan BTM–CK dalam sebuah deklarasi
yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Base-G, Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Rabu (9/7/2025).

Deklarasi berlangsung meriah dan penuh semangat, dihadiri oleh para tokoh, simpatisan, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam tiga “gerbong” utama Tim Garuda Nusantara: Gerbong Perempuan, Gerbong Nusantara Driver, dan Noken Garuda Nusantara.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Ketua Tim Kerja Garuda Nusantara Provinsi Papua, Heiner Marandof, menyampaikan tekad untuk mendukung dan memperjuangkan kemenangan pasangan BTM–CK secara total hingga tahap akhir proses pemilihan.

“Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami, atas nama Tim Kerja Garuda Nusantara Provinsi Papua, yang berada di 8 kabupaten dan 1 kota, menyatakan kesiapan kami mendukung dan memperjuangkan pasangan Benhur Tomi Mano dan Constant Karma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua dalam Pemungutan Suara Ulang pada 6 Agustus 2025.” Kata Marandof saat membacakan naskah Deklarasi.

Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk mengawal jalannya proses pemilihan hingga ke tingkat pleno KPU. Menegaskan kesiapan penuh mereka untuk memberikan kontribusi maksimal dalam mengamankan kemenangan BTM–CK.

“Kami siap bekerja, mengawasi, dan menjaga suara rakyat hingga rekapitulasi terakhir di KPU,” tegas Maradop.

Dalam kesempatan yang sama, calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano mengingatkan Tim Garuda Nusantara untuk menyusun strategi yang matang dan bekerja secara terorganisir. Ia menekankan pentingnya pemetaan wilayah dan pembagian tugas yang efektif demi memenangkan hati masyarakat.

“Kota Jayapura terdiri dari 5 distrik, 25 kelurahan, 10 kampung, serta 1.023 RT/RW. Tim kerja harus punya strategi yang jelas. Jangan hanya diam. Kita harus masuk dan ambil hati rakyat,” tegas BTM.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antar tim dan konsolidasi yang solid di semua lini. BTM bahkan mengutip ayat rohani sebagai pengingat semangat kerja tim.

“Firman Tuhan bilang: Bekerjalah selagi hari masih siang, karena kalau malam tiba, kita tidak bisa bekerja. Jadi mari kita bergerak sekarang,” pesannya dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, BTM juga menyampaikan visi, misi, dan program-program unggulan yang akan dijalankan jika kembali terpilih sebagai Gubernur Papua. Ia menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah pada pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan penguatan ekonomi masyarakat adat.

Tak hanya itu, BTM juga meluruskan sejumlah informasi bohong (hoaks) yang marak beredar di media sosial, yang dinilainya sangat merugikan dan menyesatkan publik.

“Banyak informasi yang beredar itu bohong. Jangan percaya. Itu hanya upaya pihak tertentu untuk menjatuhkan saya. Mari kita lawan hoaks dengan fakta dan kerja nyata,” tandasnya.

Sementara itu Calon Wakil Gubernur Papua Constant Karma mengingatkan masyarakat dan tim pendukung agar mewaspadai potensi kecurangan di Tempat Pemungutan Suara (TPS),
terutama berkaitan dengan kelebihan surat suara yang tidak sebanding dengan jumlah pemilih yang hadir.

“Permainan kotor bisa saja terjadi di TPS karena jumlah surat suara sering kali lebih banyak dari jumlah warga yang datang memilih,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat dan saksi di lapangan agar mendokumentasikan formulir C Plano dan C1 Hasil sebagai bukti sah penghitungan suara.

“Kita harus ada saat penghitungan suara sore hari, jangan biarkan proses itu berjalan tanpa pengawasan. Ini demi menjaga kemenangan yang sudah kita raih,” tegas CK.

Ia juga berharap agar lembaga penyelenggara, seperti KPU dan Bawaslu, benar-benar bersikap netral dan profesional dalam mengawasi seluruh tahapan PSU agar berlangsung jujur, adil, dan damai.

Suasana deklarasi ditutup dengan seruan moral dan semangat perjuangan dari seluruh elemen yang hadir. Tim Garuda Nusantara menegaskan bahwa tanggal 6 Agustus 2025 bukan hanya sekadar hari pencoblosan ulang, tetapi momentum untuk mempertahankan kemenangan dan mewujudkan kepemimpinan Papua yang kuat, bersih, dan berpihak pada rakyat.

Dengan semangat yang berkobar di bawah langit Pantai Base-G, dukungan terhadap pasangan BTM–CK kian menguat, menandai babak baru dalam pertarungan politik menuju Papua yang lebih maju, mandiri, dan berbudaya.

(Arc/Rck)