banner 325x300

Pendeta Yerobeam Menufandu Lantik Pengurus GPDP Jemaat Hosana Periode 2026 – 2030

Prosesi Pelantikan Pengurus GPDP Jemaat Hosana Periode 2026 - 2030 (Foto Hendrik/Teraspapua.com)

Biak, Teraspapua.com – Gereja Pantekosta di Papua (GPDP) Jemaat Hosana resmi menggelar Pelantikan Badan Pengurus Jemaat periode 2026 – 2030.

Momen sakral tersebut berlangsung di Gedung Gereja GPDP Jemaat Hosana, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (18/01/2026), dan dihadiri oleh para pelayan Tuhan, pengurus jemaat, serta seluruh jemaat GPDP Hosana.

Pelantikan Badan Pengurus Jemaat dipimpin langsung oleh Ketua Klasis GPDP yang juga menjabat sebagai Gembala Jemaat GPDP Hosana, Pendeta Yerobeam Menufandu, S.Th.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat sebagai bagian dari komitmen gereja dalam menata dan memperkuat pelayanan jemaat ke depan.

Pendeta Yerobeam Menufandu menegaskan bahwa pengurus jemaat yang baru dilantik memikul tanggung jawab besar dalam melayani umat, menjaga kesatuan tubuh Kristus, serta membangun kehidupan rohani jemaat agar terus bertumbuh dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Pelayanan bukan sekadar jabatan atau struktur organisasi, tetapi merupakan panggilan iman untuk melayani dengan hati yang tulus, penuh kesetiaan, dan tanggung jawab. Para pengurus yang dilantik diharapkan dapat bekerja sama, menjaga kasih persaudaraan, serta menjadi teladan yang baik bagi seluruh jemaat,” ujar Pdt. Yerobeam.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan setiap tugas pelayanan, sehingga seluruh program gereja dapat berjalan dengan baik dan menjawab kebutuhan rohani jemaat.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah bidang pelayanan turut dilantik, antara lain bidang pembinaan rohani, pelayanan ibadah, diakonia, pemuda, wanita, anak dan remaja, serta berbagai bidang pendukung lainnya yang berperan penting dalam menopang pelayanan gereja secara menyeluruh.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa pelayanan Badan Pengurus Jemaat GPDP Hosana periode 2026 – 2030. Diharapkan, kepengurusan yang baru dapat semakin memperkuat pelayanan gereja, meningkatkan partisipasi aktif jemaat, serta menghadirkan dampak positif dan berkat bagi masyarakat di sekitar gereja.

Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan doa pengutusan serta ucapan selamat kepada seluruh pengurus jemaat yang baru dilantik, sebagai wujud dukungan dan harapan agar pelayanan yang dijalankan ke depan dapat berlangsung dengan baik dan penuh berkat.

(Hdk/Har)