Lantik Pengurus DPM dan BEM Periode 2026 – 2027, Ini Pesan Dekan FH Uncen Yustus Pondayar

Foto bersama usai pelantikan

Jayapura, Teraspapua.com – Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (FH Uncen) Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H. resmi melantik jajaran pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2026 – 2027 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Kampus Hukum Waena, Kota Jayapura, Papua, Jumat (5/6/2026).

Dekan Fakultas Hukum Uncen, Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., didampingi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Daniel Tanati, S.H., M.H. Pengangkatan pengurus DPM dan BEM didasarkan pada keputusan resmi Dekan, yakni Keputusan Nomor 32/UN.20.1.2/KM/2026 untuk DPM serta Keputusan Nomor 33/UN.20.1.2/KM/2026 untuk BEM.

Dalam sambutannya, Yustus menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang diemban para mahasiswa sebagai representasi suara mahasiswa di lingkungan fakultas.

“Sebagai wakil mahasiswa, saudara-saudara memiliki peran strategis sebagai penghubung antara aspirasi mahasiswa dengan pihak fakultas. Selain itu, saudara juga dituntut menjadi agen perubahan dalam mendorong peningkatan kualitas akademik, sosial, dan profesional di kampus,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan etika dalam setiap langkah organisasi. Menurutnya, sebagai mahasiswa hukum, seluruh kebijakan dan aktivitas organisasi harus berpijak pada prinsip keadilan, keterbukaan, dan akuntabilitas.

“Jadilah representatif dan komunikatif. Dengarkan aspirasi mahasiswa secara sistematis, lalu sampaikan dengan cara yang konstruktif agar dapat menghasilkan solusi yang tepat,” katanya.

Lebih jauh, Yustus menekankan bahwa pergantian kepengurusan merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi yang tidak terpisahkan dari dinamika kehidupan kampus.

“Tidak ada yang abadi dalam organisasi. Pergantian ini merupakan bagian dari mekanisme yang sehat agar roda organisasi tetap berjalan dan regenerasi kepemimpinan terus terjaga,” tuturnya.

Sementara itu, mantan Ketua DPM periode 2024 – 2025, Willi W. Silak, dalam kesempatan yang sama mengingatkan para pengurus baru untuk menjaga tanggung jawab serta menjunjung tinggi nama baik fakultas.

“Jangan menciptakan gerakan di luar aturan. Kita adalah mahasiswa hukum, sehingga segala sesuatu harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pesan serupa juga disampaikan mantan Ketua BEM, Laban Heluka. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya, serta berharap kepengurusan yang baru mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Dengan dilantiknya pengurus baru ini, diharapkan DPM dan BEM FH Uncen dapat menjalankan fungsi secara optimal sebagai mitra strategis fakultas dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Selain itu, organisasi kemahasiswaan juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan kampus yang dinamis, tertib, serta berorientasi pada prestasi.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun budaya kampus yang berintegritas dan berdaya saing.

(Rck)