DAERAH  

DPD RI Lalita Tinjau Bandara Frans Kaisiepo, Soroti Implementasi UU Penerbangan dan Lonjakan Harga Tiket

Anggota DPD RI, Lalita saat meninjau Bandara Frans Kaisiepo (foto Hendrik/Teraspapua.com)

Biak, Teraspapua.com  – Anggota DPD RI daerah pemilihan Papua, Lalita, melakukan kunjungan kerja ke Bandara Frans Kaisiepo dalam rangka memantau implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan sekaligus menyoroti kenaikan harga tiket pesawat domestik yang dipengaruhi ketidakstabilan global.

Dalam kunjungan tersebut, Lalita menegaskan bahwa transportasi udara memiliki peran strategis dalam menunjang konektivitas di wilayah Papua, khususnya Kabupaten Biak Numfor yang menjadi salah satu simpul penting di kawasan timur Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa lonjakan harga tiket pesawat saat ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta distribusi barang. Untuk itu, diperlukan koordinasi lintas sektor guna menghadirkan solusi yang berpihak kepada masyarakat.

“Saya akan mengoordinasikan hal ini dengan pihak terkait di tingkat pusat, termasuk mendorong pembukaan rute baru serta kehadiran maskapai tambahan guna meningkatkan layanan transportasi udara dari dan menuju Biak,” ujarnya.

Menurutnya, penambahan rute dan maskapai tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini akan semakin signifikan apabila rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bandara Antariksa Indonesia dapat terealisasi, yang diyakini akan memberikan dampak berganda bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Kunjungan kerja ini turut disambut oleh General Manager Angkasa Pura Indonesia/InJourney Bandara Biak, Iwan Sanusi, serta General Manager Lion Air Biak, Masri, dan didampingi oleh Kepala Basarnas Biak.

Pihak pengelola bandara bersama maskapai menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui DPD RI, serta berharap sinergi berkelanjutan dapat terus ditingkatkan guna memperbaiki layanan transportasi udara di Biak dan wilayah sekitarnya.

Melalui pemantauan ini, diharapkan kebijakan penerbangan nasional semakin adaptif terhadap dinamika global, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Papua.
HDK