RD Siahaya: Perjuangan Pattimura Kini Berlanjut Lewat CDOB Kepulauan Lease

Api obor Pattimura membakar semangat anak cucu lease di Taman Ikemal Kota Jayapura (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Ketua Perwakilan Konsorsium Lease Provinsi Papua, Rasmus Dace Siahaya, menegaskan bahwa semangat perjuangan Thomas Matulessy, Kapitan Pattimura tidak hanya menjadi milik masyarakat Maluku, tetapi juga merupakan inspirasi bagi seluruh bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Rasmus dalam sambutannya pada acara malam perenungan yang digelar Anak Cucu Lease (ACL) di Taman Ikemal, kawasan Skyline, Kota Jayapura, Kamis (14/5/2026).

Dalam suasana kebersamaan yang juga bertepatan dengan momentum perayaan Kenaikan Yesus Kristus, Rasmus mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat perjuangan yang diwariskan oleh Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura.

“Pattimura bukan hanya milik orang Lease atau Maluku, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia. Beliau telah menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi anak bangsa dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Ia mengatakan, malam perenungan ini menjadi momentum penting untuk menyalakan kembali “obor perjuangan” yang telah diwariskan oleh para pahlawan, sekaligus memperkuat persatuan di antara Anak Cucu Lease yang berada di perantauan.

Dalam kesempatan tersebut, Rasmus juga menegaskan komitmen Anak Cucu Lease dalam mendukung pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Kepulauan Lease.

Menurutnya, perjuangan pemekaran wilayah ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di wilayah kepulauan.

“Pembentukan daerah otonom baru ini menjadi harapan besar agar pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan dapat lebih dekat dengan masyarakat Lease,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan terhadap CDOB Kepulauan Lease juga datang dari masyarakat Lease yang berada di Provinsi Papua, khususnya di Kota Jayapura, yang selama ini tetap menjaga kebersamaan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Rasmus pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Jayapura, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita harus menjadi warga yang baik, menjaga keamanan, kedamaian, kebersihan, serta membangun kehidupan yang rukun di tengah keberagaman,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif di tengah masyarakat, dengan menjunjung tinggi sikap rendah hati, kerja keras, serta semangat kebersamaan.

Dalam refleksi sejarah, Rasmus juga mengingatkan kembali peristiwa perjuangan Pattimura pada tahun 1817, ketika obor perjuangan dinyalakan di Pulau Saparua sebagai simbol perlawanan terhadap penjajahan Belanda.

Menurutnya, semangat tersebut kini kembali dihidupkan dalam bentuk perjuangan modern, yakni melalui upaya mendorong pembentukan daerah otonomi baru demi kesejahteraan masyarakat.

“Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan parang dan salawaku melawan penjajah, maka hari ini perjuangan kita adalah melalui pemikiran, persatuan, dan kerja nyata untuk membangun daerah,” katanya.

Ia pun menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat untuk dapat mendengar aspirasi masyarakat Lease terkait pembentukan Kota Kepulauan Lease sebagai daerah otonom baru.

“Kami berharap aspirasi ini dapat menjadi perhatian serius, demi masa depan masyarakat Lease yang lebih maju, mandiri, dan bermartabat,” ujarnya.

Rasmus menegaskan, perjuangan yang dilakukan saat ini tetap berada dalam semangat perjuangan para pahlawan, namun diwujudkan melalui cara-cara yang konstruktif dan berorientasi pada pembangunan.

“Malam ini menjadi bukti bahwa semangat Pattimura tetap hidup di hati anak cucunya, dan akan terus menyala dalam setiap langkah perjuangan ke depan,” tutupnya.

(har)