Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) terus memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik dari OPD penghasil PAD maupun dari dunia usaha. Walapun di tengah pandemi Covid-19 PAD terjun bebas.
Kepala Bapenda setempat, Robby Awi mengungkapkan, target PAD tahun 2021 sebesar Rp. 215 miliar. Untuk triwulan I ( Januari , Februari – Maret ) harus mencapai Rp57 miliar.
“Jadi penerimaan kami sampai dengan kemarin, 7 April 2021 sudah mencapai Rp.50 miliar. Dari penerimaan itu ada juga yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang juga membantu memungut retribusi,” kata Robby di kantor Wali Kota, Kamis ( 8/4/2021).
Sehinggah lanjut Robby, kontribusi dari dinas Perindagkop sudah mencapai target triwulan dan juga dinas Kesehatan, Perikanan, dan dinas Perhubungan.
Harapan kami, di bulan April ini kita harus mencapai Rp.71 miliar, sehingga dengan diberlakukannya surat keputusan Wali Kota untuk membuka aktivitas ekonomi dan masyarakat mulai dari jam 6 sampai dengan jam 10 malam pada tanggal 1 April Kemarin kami sangat berharap OPD – OPD yang memungut retribusi juga terus berpacu.
Maka itu, setiap capaian target triwulan dapat mencapai target yang diharapkan, karena Covid-19 masih terus berlanjut. Tapi kami juga terus melakukan pungutan, terhadap pajak dan retribusi.
Labih lanjut diharapkan Robby, OPD – OPD teknis yang juga mengelola retribusi bisa melakukan pungutan semaksimal mungkin.
“Terutama dinas Perhubungan dan dinas-dinas yang lain, karena kami harap dicapaian target triwulan ini akan menentukan target kita di 2021,” kata Robby.
Apalagi menurut Robby, pada tahun ini di bulan Juli – Agustus pasti akan ada penambahan ABT, oleh karena itu kami kejar di normal target, setiap tahapan harus dicapai, sehingga mempermudah di APBD perubahan nanti.
Dikatakannya, dengan digelarnya PON XX di tanah Papua dan Kota Jayapura sebagai salah satu cluster, maka dari sisi hunian Hotel sudah mulai kami data tentu untuk memaksimalkan pendapatandaerah.
“Kami yakin, dengan adanya ivent nasional dan ketika kontingen – kontingen ke Kota Jayapura, yang menginap di hotel, makan di restoran itu juga pasti akan membantu untuk meningkatkan penerimaan dari sisi pajak,” ujarnya.
Bahkan tim kami di Bapenda yang dipimpin oleh kabid pendataan dan pendaftaran terus melakukan monitoring terhadap alat-alat yang merupakan kerjasama dengan bank Papua.
Harapan kami, PON XX yang akan dilakukan di bulan Oktober, tapi pasti sebelum bulan Oktober tamu sudah berdatangan dan terus kami lakukan pengawasan.
Untuk pelaku usaha puji Tuhan, peningkatannya cukup memenuhi target – target triwulan yang kami tetapkan,” sambungnya.
Bahkan Bapenda terus melakukan pendataan wajib pajak baru, untuk menambah WP dan pasti ke depan target akan lebih besar,” tukasnya.
(Let)








