Jayapura, Teraspapua.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Jayapura Kota, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jayapura menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern di Distrik Abepura, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, didampingi Kapolresta Jayapura Kota, Fredrickus W. A. Maclarimboen, Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Sidak diawali di Pasar Youtefa, kemudian dilanjutkan ke dua ritel modern yakni Hypermart Tanah Hitam dan Saga Abepura. Dalam sidak tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok penting.
Komoditas yang diperiksa meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga berbagai jenis sayur mayur. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tidak mengalami lonjakan signifikan menjelang hari besar keagamaan.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sidak ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga.
“Polresta Jayapura Kota siap bersinergi bersama pemerintah daerah untuk memastikan stok bahan pokok mencukupi dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain memantau harga, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap masa berlaku produk makanan dan minuman, khususnya di pasar modern. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran barang kadaluwarsa yang berpotensi merugikan konsumen.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun modern di Kota Jayapura berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
Dalam kesempatan tersebut, TPID juga memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Pedagang diminta tetap mengacu pada ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Pasar modern juga diingatkan untuk tidak menjual produk di atas harga standar pasar tradisional. Selain itu, pelaku usaha didorong untuk mendukung penggunaan produk pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar Papua.
Melalui sidak terpadu ini, pemerintah dan aparat keamanan berharap stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga hingga perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan sejahtera.
(red)















