Purnama Sinaga: Lulusan SMP YPPK Kristus Raja Diminta Jaga Karakter, Bijak Gunakan Teknologi

Kepala Bidang Pembinaan SMP , Purnama Sinaga saat memberikan sambutan (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Purnama Sinaga, menyampaikan pesan penting kepada para siswa dalam acara penamatan kelulusan dan perpisahan siswa kelas IX SMP Kristus Raja Jayapura yang digelar di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Selasa (2/6/2026).

Dalam sambutannya, Purnama mengapresiasi panitia penyelenggara yang dinilai telah mempersiapkan kegiatan dengan baik sehingga acara berlangsung tertib dan penuh makna.

“Kita patut bersyukur karena Tuhan yang baik memperkenankan kita berkumpul di tempat ini. Terima kasih kepada panitia yang telah memfasilitasi kegiatan pengumuman kelulusan dan perpisahan dengan sangat baik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari langkah baru bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Hari ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Kalian tetap bisa kembali ke sekolah untuk berdiskusi dan menjaga hubungan dengan para guru,” katanya.

Purnama juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan almamater di mana pun para siswa melanjutkan pendidikan. Ia menilai lulusan dari sekolah berbasis keagamaan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Jagalah nama baik sekolah. Jadilah terang di mana pun kalian berada, karena kalian berasal dari lembaga pendidikan yang menanamkan nilai-nilai iman,” tuturnya.

Selain itu, ia mendorong para siswa untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni. Menurutnya, capaian yang telah diraih selama ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang di masa depan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Purnama juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan perangkat digital. Ia menyoroti adanya kasus di Papua di mana pelajar terpapar konten negatif melalui gawai dan permainan daring.

“Manfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif. Jangan sampai terpengaruh hal-hal yang merugikan masa depan kalian,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak, terutama dalam masa transisi menuju jenjang pendidikan berikutnya. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari tiga pusat utama, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak-anak. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan,” jelasnya.

Purnama juga memberikan apresiasi kepada pihak sekolah dan dewan guru atas berbagai capaian positif, termasuk prestasi di tingkat kota. Meski demikian, ia mendorong agar potensi siswa terus dikembangkan dengan memberikan ruang bagi bakat dan kemampuan mereka.

Menutup sambutannya, ia berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang berkualitas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kalian akan dinilai berharga ketika mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Teruslah berusaha menjadi yang terbaik, demi diri sendiri, keluarga, dan almamater,” pungkasnya.

(arc)