Halalbihalal STIE Port Numbay, Momentum Perkuat Kolaborasi dan Raih Akreditasi Unggul

Kepala LLDIKTI XIV Wilayah Papua-Papua Barat, Suriel S. Mofu, Ketua Yayasan STIE Port Numbay, Najarudin Toatubun, Ketua STIE Port Numbay, Dani Melmambessy Bersama para dosen dan tamu undangan (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay Jayapura menggelar kegiatan Halalbihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi di kampus setempat, Jumat (24/4/2026), sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar civitas akademika dan mitra.

Mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Kolaborasi Mewujudkan Insan Akademik Unggul dan Berintegritas”, kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan lembaga, dosen, mahasiswa, serta perwakilan mitra institusi.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Kurniady, dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Halalbihalal oleh H. Muhammad Taufigurahman yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan nilai-nilai kebersamaan dalam lingkungan akademik.

Dalam kesempatan tersebut, STIE Port Numbay juga merangkaikan sejumlah agenda penting, di antaranya penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Studi Ekonomi Keuangan dan Perbankan (Program Sarjana). Selain itu, dilakukan pula penyerahan SK akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk Program Studi Manajemen (Program Magister).

Penyerahan SK tersebut dilakukan oleh Kepala LLDIKTI XIV Wilayah Papua – Papua BaratSuriel Semuel Mofu  kepada Ketua STIE Port Numbay Jayapura Dr. Dani Melmambessy, sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kualitas akademik yang telah dicapai.

Tak hanya itu, turut diserahkan pula SK pangkat/golongan dan jabatan fungsional kepada sejumlah dosen, yakni Dr. Dani Melmambessy, SE, M.Si, Sri Fitayanti, S.Pd.I, M.Hum, Yuyunita, SE, MM, serta Norberta Bitilebit, SAB, MM.

Kepala LLDIKTI  IV, Suriel Semuel Mofu, dalam sambutannya menyoroti tantangan perguruan tinggi swasta di Tanah Papua, khususnya dalam hal akreditasi. Ia menyebutkan bahwa dari puluhan perguruan tinggi swasta yang ada, persentase institusi dengan akreditasi masih relatif rendah.

“Kualitas adalah identitas. Ini yang terus kami dorong agar perguruan tinggi swasta mampu bersaing dan menunjukkan mutu yang terukur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih STIE Port Numbay bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja kolektif yang dibangun secara berkelanjutan oleh para pimpinan sebelumnya hingga saat ini.

Menurutnya, keberhasilan meraih program studi dengan akreditasi unggul menjadi pencapaian penting, mengingat tidak mudah bagi perguruan tinggi swasta untuk mencapai standar tersebut.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Tidak mudah mendapatkan akreditasi unggul, dan hari ini STIE Port Numbay membuktikan bahwa perguruan tinggi swasta juga mampu bersaing, bahkan melampaui ekspektasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua STIE Port Numbay Jayapura, Dr. Dani Melmambessy, menyatakan bahwa kegiatan Halalbihalal tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya dihadiri langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XIV sejak kampus tersebut berdiri.

Menurutnya, Halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, membangun semangat kebersamaan, serta memperkokoh komitmen dalam memajukan institusi.

“Momentum ini bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan di antara civitas akademika dan mitra, sebagai fondasi dalam membangun STIE Port Numbay yang lebih maju,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersamaan yang terbangun menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dinamika regulasi pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Dalam kesempatan itu, Dani juga memaparkan sejumlah capaian STIE Port Numbay pada triwulan pertama tahun 2026, termasuk pembukaan program studi baru yang dinilai strategis dalam menjawab kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, kehadiran Program Studi Ekonomi Keuangan dan Perbankan jenjang sarjana menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas lulusan, mengingat kebutuhan tenaga kerja saat ini lebih banyak mensyaratkan kualifikasi pendidikan strata satu.

“Dengan dibukanya program studi ini, kami berharap dapat menjawab tuntutan dunia kerja, khususnya di sektor keuangan dan perbankan. Ini juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing,” katanya.

Melalui berbagai capaian tersebut, STIE Port Numbay Jayapura optimistis dapat terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

(Arc)