Jayapura, Teraspapua.com – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano yang juga selaku ketua umum Sub PB PON XX memaparkan kesiapan Kota Jayapura sebagai tuan ruman Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralympic Nasional (PEPARNAS) kepada Kantor Staf Presiden (KSP) saat melakukan kunjungan kerja, Selasa ( 22/6/2021). Kungker KSP ini untuk memberikan penguatan kepada Sub PB PON XX Kota Jayapura.
Wali Kota Benhur Tomi Mano yang juga selaku ketua umum Sub PB PON XX mengaku bangga karena Papua menjadi tuan rumah PON XX dan PEPARNAS. Komitmen Gubernur Papua, maka PON bisa ada di Papua yang akan diselenggarakan di Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.
” Kami melihat banyak venue – venue yang dibangun oleh pemerintah pusat lewat kementerian PUPR, dan juga Pemerintah Provinsi. Tentu ini bertaraf Internasional bahkan Asia.
Menurut Tomi Mano, ini akan menjadikan kota Jayapura sebagai pusat pelatihan di Indonesia Timur dengan dibangunnya venue – venue bertaraf Internasional ini. Serta bisa meningkatkan mutu dan prestasi olahraga di Indonesia.
Untuk itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah mengambil keputusan dan menetapkan tanggal pelaksanaan PON XX yaitu tanggal 2 – 15 Oktober 2021,” tambah Tomi Mano.
Didepan KSP, Wali Kota Tomi Mano selain memaparkan kesiapan Kota Jayapura sebagai cluster, tapi juga menyampaikan penyebaran covid – 19 dan capaian vaksin.
“Jadi, masyarakat yang tinggal di sekitar venue PON harus divaksin, sembari memaparkan wilayah yang masuk zona hijauh, orange, kuning dan merah dari covid. Baik di 25 Kelurahan dan 14 Kampung.
” Cluster Kota Jayapura ada 16 venue, 16 cabor dan 22 disiplin. Jumlah peserta PON . 4. 457, Panpel 3.911 total 8.368,” rinci Tomi Mano.
Lanjut Wali Kota berkomitmen seperti halnya juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa PON XX Papua harus dilaksanakan dan sukses. Sebagai penyelenggara para kontingen harus nginap dekat dengan venue, demi mengurangi kemacetan arus lalu lintas.
Progres venue juga di sampaikan Wali Kota kepada tim dari KSP. Dia mengungkapkan, ada yang sudah rampung 100 persen, seperti Cabor Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga di Auditorium Uncen. lapangan Softball dan Baseball di Uncen.
Kemudian Gor Voli Indoor, Voli Pasir do Koya Koso, Gor Politeknik Penerbangan Kayu Batu untuk Cabor Karate, Taekwondo. Gor Cendrawasih untuk Cabor Tinju.
“STD. Mandala dan Lapangan Mahacandra Uncen untuk Cabor Sepakbola, Gor Trikora Uncen Cabor Sepak Takraw, Sian Soor Tennis Center untuk Cabor Tenis,” papar Tomi Mano.
Sementara progres 96, 80 % seperti Gor Sepatu Roda Waena. Yang 95 % Gor Waringin Kotaraja untuk Cabor Bulutanglis.
Selanjutnya, pantai Hamadi untuk Cabor Layar , progresnya 71 %, Conoeing, Rowing dan Traditional Boat Race (TBR) di Teluk Youtefa sudah 45, 7 %.
Sambung Tomi Mano, untuk Cabor Renang Perairan dan Selam Laut di Teluk Yos Sudarso, progres pekerjaan ( Bangunan Temporaty) masih 0%. Begitu juga Paralayang di Kampung Buton Skyline juga progres masih 0%.
“Walau Venue yang sudah dibangun dengan begitu megah, namun masih ada kekurangan fasilitas. Tapi janji Wali Kota, semuanya itu akan dirampungkan sebelum event Nasional ini berlangsung,” bebernya.
Untuk fasilitas penunjang seperti hotel berbintang untuk tamu VVIP, VIP dan Head Quarter serta akomodasi juga sudah disiapkan Sub PB PON XX. Begitu juga jenis kendaraan.
Lebih jauh dipaparkan, untuk listrik saat pertandingan berlangsung tidak akan ada pemadaman. PLN mendukung dengan menyediakan daya 141 MW, beban puncak 70 MW dengan cadangan 71 MW.
“Dukungan PDAM untuk ketersediaan air minum, ketahanan pangan, kesiapan logistik ikan di kota Jayapura, Kesehatan baik fasilitas di Puskesmas maupun tenaga medis dan paramedis, akses komunikasi juga telah disiapkan Sub PB PON XX,”terangnya.
Selain itu kelompok usaha souvenir, tempat wisata. Dan yang terpenting adalah masalah keamanan,” tukasnya.
(Let)














