Jayapura,Teraspapua.com – Pemerintah kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM melibatkan 100 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada kegiatan pelatihan kewirausahaan dan manajemen keuangan selama 3 hari.
Kegiatan yang dihelat di Pasar Youtefa baru itu, para peserta banyak mendapat pelajaran berharga dari 8 orang nara sumber yang di hadirkan Panitia.
Pelatihan kemudian ditutup oleh Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM yang diwakili Asisten I Setda Kota Jayapura Evert Merauje, Kamis (24/9/2020).
Evert Merauje saat memberikan sambutan mewakili Wali Kota mengatakan, kesuksesan sangat bergantung kepada kualitas usaha yang dihasilkan.
“Jadi pelatihan ini, kita dituntut untuk melatih kesabaran, keuletan serta kedisiplinan dan mampu mengelola keuangan dalam hal ini mencatat semua transaksi dalam menjalankan usaha,”terangnya.
Lanjut dikatakan, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan kewirausahaan dan manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah sangat penting.
“Jadi ilmu yang didapat ini berguna untuk meningkatkan usaha, terutama dalam menumbuhkembangkan pembangunan sektor usaha mikro kecil dan menengah,”ujarnya.
Pemerintah hadir dengan kewajiban mengarahkan, membimbing, melindungi serta menumbuhkan iklim yang sehat.
Kembali ditegaskan, pelatihan ini memberi pengaruh positif bagi usaha mikro kecil dan menengah dalam pembentukan karakter agar semakin kreatif dan inovatif.
Wali Kota harapkan, setelah mengikuti pelatihan ini semua peserta harus maju dan mampu menjaga kualitas usaha yang anda tekuni,”tandasnya.
Ketua Panitia Jean Ansanay dalam laporan mengatakan, pelatihan kewirausahaan dan manajemen keuangan dilaksanakan bagi UMKM untuk memberikan ilmu dan motivasi kepada pelaku UMKM.
Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan usaha guna meningkatkan pendapatan, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga secara tidak langsung mempercepat terciptanya kesejahteraan keluarga.
“jadi kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 22 sampai 24 September 2020 dengan peserta sebanyak 100 orang,”urainya.
Lebih lanjut dirincikan, pemateri yang dihadirkan yaitu Widyaswara dari Diklat kota Jayapura, Dra.Jaaty Riyansyah, S.Pd, memberikan materi terkait dinamika kelompok.
Protokol kesehatan diera new normal bagi UMKM, disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Sri Antari.
Kemudian, penggunaan pembayaran digital di era new normal yang dibawakan oleh Hizkia Perangin dari perwakilan Bank Indonesia.
Permodalan kredit usaha rakyat dan pembukuan sederhana oleh Abraham Krey, SE.MM Kepala Divisi bisnis UMKM dan konsumen bank Papua.
Selanjutnya, Kewirausahaan dan pengembangan diri bagi UMKM di kota Jayapura oleh Welem Leihitu,SH,MM.
Pengenalan produk unggulan Papua oleh, Drs. Made Budi, M.Si pengajar dari fakultas Mipa Uncen Jayapura.
Sementara Elias Tanlain dari Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Terpadu Satu Pintu membawahkan materi UMKM Mandiri dan perizinan.
Sedangkan Kepala Dinas Perindagkop dan UKM kota Jayapura. Robert L N Awi,ST.MT.membawahkan materi kiat-kiat membangun usaha,”pungkasnya.
(Ricko).








