Jayapura, Teraspapua.com – Setelah inovasi dibuat dan dilakukan uci coba, Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) kota Jayapura langsung mensosialisasikan sistem informasi reklame atau Si – Reklame berbasis Web dan Android kepada para vendor selaku wajib pajak di ruang rapat setempat, Jumat (22/4/2022).
Inovasi ini diciptakan oleh kepala Bidang Pendaftaran dan Pendataan Bapenda , Ronald Sinyo Noriwary, SE, MM dalam rangka implementasi Diklat kepemimpinan administrator.
Inovasi Si-Reklame ini sangat menguntungkan para vendor, karena tidak mengeluarkan biaya yang besar dan menguras tenaga, tapi juga untuk mendongkrat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura.
Sekertaris Bapenda, Drs. Ali Mas’ Udi, M, Si mengatakan, Bapenda mempunyai inovasi pengelolaan pajak reklame dengan menggunakan teknologi berbasis Android.
“Jadi, ini dalam rangka penjabaran Perpres Nomor 3 tahun 2001 tentang percepatan dan perluasan elektronik fisik di daerah,” ungkap Mas’ Udi.
Lanjut dia, dengan penggunaan teknologi tentu kita bisa bekerja dengan ringan, efisien, efektif dari sisi waktu biaya maupun tenaga.
“Jadi bisa membantu pengusaha yaitu peningkatan pelayanan kepada wajib pajak dan vendor,” tambah Mas’ Udi.
Mas’ Udi juga mengungkapka, model yang lama jika vendor ingin memasang reklame agak repot karena harus membawa materi ke kantor Bapenda untuk ditandatangani dan cap.
“Tapi dengan adanya inovasi ini, cukup wajib pajak mendaftar, membayar dan kemudian diberikan QR Code dan wajib pajak tinggal mencetak baliho untuk dipasang sesuai peruntukannya,” ujarnya.
Dan prosesnya akan terus dipantau melalui Si-Reklame, kapan jatuh tempo, sudah bayar atau belum semuanya bisa dipantau dengan tertib,” sambungnya.
Yang terpenting kata Mas’ Udi adalah bisa meningkatkan PAD Kota Jayapura. Tahun 2022 targetnya Rp17 miliar lebih, mungkin ke depan bisa naik Rp18 hingga Rp20 miliar.
“Jadi ini semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan PAD,” tandasnya.
Ditempat yang sama, kepala Bidang Pendaftaran dan Pendataan Bapenda , Ronald Sinyo Noriwary, SE, MM, selaku pencetus inovasi Ini menjelaskan, sosialisasi ini untuk menyamakan persepsi bahwa kita sudah menggunakan aplikasi Si-Reklame berbasis web dan Android.
“Sehingga, teman-teman vendor ini bisa menyampaikan ke relasi-relasi mereka agar ketika disampaikan oleh Bappenda mereka tidak kaget,” ujar Sinyo.
Menurut Sinyo, pihaknya telah melakukan uji coba kurang lebih 1 bulan, sehingga hari ini kita melakukan sosialisasi terbatas terhadap teman-teman vendor,” jelasnya.
Sementara salah perwakilan wajib pajak, perwakilan dari CV. Ideal Advertising, Harifuddin mengakui dengan adanya Si-Reklame ini mudah-mudahan bisa memperlancar dan bisa menambah kreatifitas kita.
Bakan, pembayaran pajak reklame juga bisa teratur.
“Awalnya, sebelum ada Si-Reklame kami membawah baliho ke Bappeda untuk di tanda tangani dan dicap dan sangat, dan itu sangat merepotkan,” terang Harifuddin.
Mudah-mudahan kata harifuddin dengan adanya aplikasi baru ini kita lebih efisien lagi,” tukasnya.
(tp-01)








