MUSIC  

Wizz Baker Guncang Panggung Malam Puncak HUT Kota Jayapura ke 113

Andi Sechil Tuharea atau akrab dipanggil Wizz Baker.

Jayapura,Teraspapua.com – Andi Sechil Tuharea atau akrab dipanggil Wizz Baker pria kelahiran sorong Papua Barat, guncang panggung malam puncak perayaan HUT Kota Jayapura ke 113 tahun, yang berlangsung di taman Imbi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (7/3/2023).

Muncul dari belakang panggung dengan lantunan lagu melow yang berjudul “Malam”. Lagu itu, sontak teriakan histeris oleh ribuan penonton, seakan Pria asal Maluku itu menghipnotis para pendukungnya untuk menyanyi bersama.

banner 325x300banner 325x300

Pantauan Teraspapua.com, usai melantunkan lagu “Malam”, Wizz Baker lanjut membawakan lagu “Sa Flay”. Sambil menyapa penonton yang ada di samping kiri dan kanan panggung. Penonton sangat asyik terlena dalam lirik dan kata-kata serta alunan musik tersebut.

“Lirik Ko tra tau sa pu sakit ini su terlalu dalam Sampe sa fly Sa jaga stengah mati dari pagi sampe malam Baru ko pilih lain” adalah bagian lirik lagu Sa Fly – Wizz Baker. Makna lagu Sa Fly mengandung arti tentang seseorang yang melampiaskan luka hatinya dengan mabuk, meskipun ia sadar itu salah namun itu salah satu cara agar ia mampu melupakan sang mantan kekasih yang pergi meninggalkannya.

Tak banyak basi basi, pria yang tengah naik daun itu, kembali membawakan lagu ciptaannya yakni lagu yang mendapat 2 juta view di Youtube itu, “Mulai Malam Ini”. Dan juga beberapa lagu ciptaan lainnya seperti “Lelah Berjuang, Paling Sayang Dia, Se Yang Paksa, Masih Tentangmu.

Kurang lebih 10 lagu yang dibawakan oleh Wizz Baker, pada malam puncak perayaan HUT Kota Jayapura ke 113 tahun.

Di Akhir akhir performnya, Wizz Baker membawakan lagu yang menghantar dirinya dikenal oleh deretan musisi indonesia yakni “Rindu Rumah”. Lagu tersebut liriknya menceritakan perasaan orang dewasa yang merindukan masa kecil dan kehangatan dalam keluarganya di rumah.

Lirik lagu yang terasa ‘relate’ bagi orang dewasa inilah yang membuat lagu ini banyak diputar atau diunggah di media sosial.

Penampilan penyanyi muda berbakat dari Indonesia Timur itu, sukses membuat galu kaum milenial bahkan forkopimda Kota Jayapura yang duduk di tenda VVIP pada malam itu.