Jayapura, Teraspapua.com – Perempuan memiliki potensi yang besar sebagai agen perubahan dam pemimpin dalam berbagai sektor.
Pernyataan ini disampaikan Pj. Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si dalam sambutan tertulis, yang disampaikan oleh Asisten I Setda Kota Jayapura, Evert Merauje, saat membuka Rapat Kerja II Gabungan Oraganisasi Wanita (GOW) Kota Jayapura, yang berlangsung di Aula Sian Soor kantor Walikota, Jumat (21/7/2023).
Dikatakan, pentingnya peran dan kontribusi Organisasi Wanita dalam mempromosikan kesetaraan gender dan memperjuangkan hak-hak perempuan menandakan, organisasi-organisasi Wanita memiliki keahlian yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Terkait pelaksanaan Raker GOW ke-II ini disebutkan Merauje, ide-ide inovatif akan disampaikan, guna mencari solusi bersama meciptakan program-program yang berkualitas, serta mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Wanita di kota Jayapura.
“Saya juga mendorong kolaborasi yang erat, antara organisasi-organisasi wanita dan pemerintah daerah. Agar upaya yang dilakukan perempuan, kita dapat saling mendukung dan bersinergi.” Terang Pekey, seperti yang disampaikan Merauje.
Diharapkan, Raker tersebut menjadi momen yang baik, untuk merumuskan rencana dan strategi kedepan, untuk memperkuat peran organisasi wanita.
Dikesempatan ini, Ketua Dewan Penasehat GOW, Maria Yuvita Gobay dalam sambutannya mengatakan. Optimalisasi kapasitas kaum perempuan, sangat penting.
Ketua PKK Kota Jayapura ini menambahkan, peran perempuan sangat multi fungsi. Baik di keluarga, lingkungan dan masyarakat. Dengan demikian, perempuan harus proaktif memotivasi diri dan saling mendukung sesama perempuan.
“Bukan saling menjatuhkan, saling melecehkan, bukan saling bergosip murahan.” Tandas Yuvita Gobai.
Dirinya menyebutkan, GOW mewadahi banyak sekali organisasi-organisasi perempuan dengan berbagai karakter, yang tentunya menjadi sebuah kekayaan organisasi, serta menjadi motivasi bagi perkembangan organisasi yang lebih baik.
“Terkait pelaksanaan Raker ini saya berharap, penyusunan program kerja haruslah yang berskala prioritas, yang kemudian sinkron dengan isu-isu sentral yang ada. Diantaranya, tingginya angka Stunting serta kemiskinan ekstrem di kota ini.” Harap Yuvita.
Sementara itu ketua GOW Kota Jayapura, Ni Ketut Kabeningsih, kepada sejumlah wartawan mengatakan. Tujuan pelaksanaan Raker ke-II ini, untuk mengevaluasi program kerja selama satu tahun. Dan juga untuk membahas program kerja, yang bersinergi dengan pemerintah kota Jayapura.
Selain itu kata Kabeningsih, Raker juga bertujuan menyelesaikan mesalah-masalah interen yang ada di dalam GOW, serta menjadi momen koordinasi antara 34 organisasi yang tergabung dalam GOW.
“Harapan kami, Raker ini bisa melahirkan program yang bersentuhan dengan isu-isu terkini, seperti stunting di kota Jayapura yang cukup tinggi. Mudah-mudahan kami bisa membantu lewat organisasi-organisasi.” Papar Kabeningsih.
Dari laporan pelaksanaan yang disampaikan Ni Ketut Kabeningsih, terdapat 24 dari 34 organisasi perempuan yang mengikuti Raker tersebut, dengan menghadirkan 2 narasumber yang berasal dari Kesbang Pol dan dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB kota Jayapura.








