Musyawarah Daerah Diharapkan Bisa Melahirkan Seorang Pemimpin Yang Merangkul Keluarga Besar Kalwedo Di Jayapura

Jayapura, Teraspapua.com – Ikatan Keluarga Kalwedo Jayapura melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda). Tema yang diangkat “Mewujudkan Kalwedo Yang Maju Berbasis Iman dan Budaya,” berlangsung di gand Abe Hotel, Sabtu (25/11/2023)

Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si dalam sambutan yang disampaikan oleh Staf Ahli Obet Kambuaya mengatakan, Ikatan Keluarga Kalwedo Jayapura merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang menghimpun kepentingan semua warga masyarakat Maluku Baratdi Kota Jayapura.

“Ikatan Keluarga Kalwedo atau IKK sebagai sebuah organisasi dengan tujuan untuk saling memperhatikan kepentingan bersama dalam hal saling menopang, menolong dan saling melayani antar sesama anggota, tetapi juga turut berperan dalam membangun masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya.

Musda Ikatan Keluarga Kalwedo kali ini bukan hanya sebagai wadah untuk mengukuhkan keberlanjutan organisasi ini, namun juga sebagai momentum untuk meningkatkan solidaritas dan sinergi diantara seluruh anggota.

Dikatakan, sebagai wadah yang mempersatukan berbagai elemen masyarakat, memiliki peran yang sangat penting dalam mengawal dan mendukung pembangunan di wilayah kota Jayapura.

Pada kesempatan tersebut dirinya berharap, melalui Musda ini dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk lebih memperkuat peran ikatan keluarga Kalwedo dalam pembangunan di kota Jayapura.

“Tentu dengan semangat gotong royong dan kebersamaan untuk dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, sejahtera dan harmonis bagi seluruh warga,” cetusnys.

Saya mengapresiasi semua kegiatan sosial, budaya serta dedikasi dan semangat kerja keras yang telah ditunjukkan oleh seluruh pengurus dan anggota selama ini yang telah dilaksanakan oleh ikatan keluarga Kalwedo,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua Ikemal di Tanah Papua, Cristian Sohilait, ST., M. Si berharap, dengan kegiatan Musdah ini dapat melahirkan pemimpin yang bisa membawah organisasi ini terus berjalan ke depan, dengan program yang dapat membantu pemerintah Provinsi maupun Kota Jayapura.

“Musdah ini intinya membahas program dan kepengurusan baru, jangan jadikan itu sebagai kebiasaan tetapi harus ada kegiatan yang lebih luar biasa dalam kegiatan Musdah ini,” ujar Sohilait.

Dikatakan terkadang organisasi bisa pecah itu karena pemimpin, kita orang tua-tua adat bisa terbagi karena pemimpin, untuk itu siapa yang terpilih harus tegas dan bisa membawah organisasi ini dengan baik dan jangan sampai pecah

Sementara Ketua Ikatan Keluarga Kalwedo Jayapura, Rocky Bebena, S. Pd., M. Pd mengakui organisasi ini sudah vakum cukup lama dan saya sendiri sebagai Ketu di tunjuk. Ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sehingga kita harus membuat Musdah untuk memilih pemimpin yang baru

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota yang telah mendukung saya sejak di tunjuk dari tahun 2018, organisasi ini bisa berjalan dengan baik itu semua atas dukungan anggota,” akuinya

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura itu juga mengharapkan dari Musdah ini bisa melahirkan seorang pemimpin yang bertanggung jawab dan bisa membawah organisasi ini untuk terus merangkul kita keluarga besar Kalwedo yang ada di Jayapura,” pungkas Rocky.

Dewan adat Kalwedo Yance Leihemeriwa dalam sambutan mengharapkan Musda ini berlangsung dalam beritikad bermartabat.

“Saya harapkan Musda ini akan berlangsung secara tertib teratur dan lancar,” pesanya.

Ketua panitia Musda Yulianus Teurupun dalam laporan mengatakan, Tujuan dilaksanakan Musda II Ikatan Keluarga Kalwedo Kota Jayapura yaitu menilai laporan pertanggungjawaban dewan pimpinan daerah Ikatan Keluarga kami di kota Jayapura masa bakti 2017-2023.

“Menetapkan amandemen perubahan anggaran dasar anggaran rumah tangga Ikatan Kalwedo.Memilih dan menetapkan pengurus definitif dewan pimpinan daerah ikatan Kalwedo kota Jayapura masa bakti 2023 2018.

Dia juga melaporkan peserta Musda yaitu Dewan Adat 15 orang, unsur BP IKK Provinsi Papua, 20 orang, unsur rayon-rayun 1 – 4, 28 orang, unsur Kampung Kampung 1-4, 28 orang dsn unsur Pemuda Pemudi 10 orang.

(Har)