Keluarga Mantan Ketua YPK Terharu, Dikunjung Joni Betaubun Dan Pengurus YPK Periode 2023-2028

Jayapura, Teraspapua.com – Dalam rangka menyambut Natal Kristus 25 Desember 2023 dan memasuki Tahun Baru 1 Januari 2024, Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Kristen  (BP YPK) di Tanah Papua melakukan kunjungan kasih, kepada para mantan pimpinan YPK, sekaligus memberikan bingkisan Natal.

Kunjungan segenap kepengurusan YPK yang dipimpin Joni Y. Betaubun, SH., MH selaku Ketua BP YPK di Tanah Papua ini, sebagai bentuk penghargaan terhadap para mantan ketua YPK maupun keluarga.

Ketua BP YPK Joni Betaubun mengatakan, para mantan ketua BP YPK yang dikunjungi dalam rangka menyambut Natal Kristus dan memasuki Tahun Baru, pada hari pertama ini diantaranya Alm. Pdt. Drs. Theopilus Bonay, Ir. Yan P. Karafir, Dr. Ferry Kareth, SH., M.Hum dan Pdt. Hizkia Rollo, S.Th, MM.

Nampak suasana haru saat BP YPK menyambangi keluarga para mantan ketua YPK. Suasana haru tersebut lantaran menurut keluaraga, baru pertama kali ada kunjungan seperti ini, dari BP YPK di tanah Papua.

“Ini baru pernah terjadi dalam kehidupan kami dikunjungi oleh BP YPK. Biasanya kita hanya dikunjungi oleh Sinode saja.” Ungkap Krocelena Bonay Korowa, istri dari Alm. Pdt. Theopilus Bonay, mantan Ketua BP YPK tahun 1985-1988.

Menurut Krocelene,  selama ini dirinya beserta keluarga para mantan ketua YPK lainnya, hanya bisa bertemu dengan BP YPK, di saat ibadah-ibadah pengucapan syukur YPK.

“Saya minta maaf, tetapi selama saya hidup dalam lingkungan Gereja, baru terjadi satu kali ini pengurus YPK mengunjungi keluarga mantan ketua BPK,” Papar Krocelena.

Suasana haru juga nampak ketika BPK mengunjungi Yan P. Karafir, selaku mantan Ketua BP YPK tahun 1998-2001.

Kendati dalam kondisi sakit, namun Yan P. karafir menyempatkan diri untuk duduk bercerita dan berbagi pengalaman, bersama Joni Betaubun beserta pengurus dan staf BP YPK.

Sementara itu mantan ketua BP YPK tahun 2003-2008, Ferry Kareth, menaruh harapan kepada BP YPK, di bawah kepemimpinan Joni Betaubun, yang baru berusia 6 bulan sejak dilantik.

“Kami yakin dengan iman, bahwa kepengurusan ini diisi oleh orang-orang muda yang diharapkan tahun 2024, program yang dijalankan akan semakin meningkat.” Ujar Ferry.

Ferry Kareth menambahkan, sesuai perkembangan pemekaran Papua menjadi 6 Provinsi, maka banyak hal yang harus disesuaikan oleh kepengurusan YPK, terkait dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) YPK.

Dirinya menegaskan, BP YPK di tanah Papua hanya satu dan pusat kepengurusannya, ada di Argapura kota Jayapura.

Pada kesempatan ini Ferry Kareth juga memberikan dukungan kepada anak-anak GKI, yang sedang mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif.

“Anak-anak Gereja ini, jika ada anak kita yang maju di situ, maka kita harus dukung. Karena tidak mungkin orang lain akan memikirkan kita, saat mereka menjadi anggota dewan.” Tandasnya.

Sementara itu Joni Betaubun mengatakan, selain berbagi Tali Asih dalam kunjungan menyongsong Natal dan Tahun Baru, namun tujuan kunjungan ini, juga untuk berbagi pengalaman dengan para mantan pimpinan BP YPK.

Hal ini perlu kata Betaubun, karena para mantan ketua BP YPK adalah guru-guru yang pernah membawa kejayaan YPK di Tanah Papua, sehingga pengalaman mereka bisa menjadi masukan bagi kepengurusan YPK kali ini.

“Hari ini kami mengunjungi para mantan ketua, yang sudah terlebih dahulu meletakkan dasar di YPK. Dengan harapan, selain menjalin tali kasih, tetapi juga berbagai pengalaman. Karena mereka adalah guru-guru terdahulu, yang masukannya bermanfaat bagi kami.” Papar Betaubun.

Selanjutnya di hari kedua, kunjungan akan dilanjutkan kepada keluarga Alm. Dra. W. W. Kambuaya, MM, Prof. Dr. Nomonsen ST Mambraku, serta Jeffleulawal Salakay, sebagai pencipta lagu Mars dan Hymne YPK.

(elo)